Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Pelaku Usaha Diminta Maksimalkan Pendanaan KUR

Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meminta pelaku usaha memaksimalkan sumber pendanaan dari kredit usaha rakyat (KUR) yang memberikan bunga kecil hanya 7% guna mengembangkan usahanya.
Heri Faisal
Heri Faisal - Bisnis.com 21 April 2018  |  05:40 WIB
Pelaku Usaha Diminta Maksimalkan Pendanaan KUR
Kredit Usaha Rakyat - Istimewa

Bisnis.com, PADANG—Pemerintah Provinsi Sumatra Barat meminta pelaku usaha memaksimalkan sumber pendanaan dari kredit usaha rakyat (KUR) yang memberikan bunga kecil hanya 7% guna mengembangkan usahanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar Zirma Yusri menyebutkan modal perbankan melalui KUR dengan bunga rendah sangat membantu pengembangan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang selama ini kerap terkendala terbatasnya modal.

“Bantuan modal melalui KUR akan membantu pengembangan UMKM. Muaranya, roda perekonomian akan berjalan baik dan membawa kesejahteraan bagi masyarakat,” katanya, Jumat (20/4/2018).

Zirma mendorong UMKM di daerah itu memanfaatkan berbagai peluang untuk pengembangan. Mengingat sektor UMKM adalah penggerak utama ekonomi Sumbar.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) pada survei 2016 lalu mencatatkan jumlah UMKM daerah itu mencapai 595.000 unit, jauh meningkat dari survei 10 tahun sebelumnya yang hanya 501.000 unit.

“Ini peningkatan jumlahnya cukup tinggi. Makanya, kami ingin UMKM yang ada lebih berkembang dengan memanfaatkan berbagai peluang, termasuk pembiayaan lewat KUR,” katanya.

Apalagi, pemerintah telah berkomitmen memberikan subsidi bunga KUR yang makin rendah setiap tahunnya, mulai dari 9% tahun lalu menjadi hanya 7% tahun ini.

Selain melalui KUR, menurutnya, UMKM juga bisa memanfaatkan pendanaan melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) BUMN yang memberikan bunga dana bergulir yang sangat rendah.

Dia juga meminta perbankan lebih giat menjangkau pelaku usaha hingga ke pelosok daerah guna mendapatkan akses pendanaan KUR.

Adapun, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk., mematok penyaluran (KUR) di BNI Wilayah Padang, mencakup Provinsi Sumbar, Riau, Kepri, dan Kerinci, Jambi mencapai Rp925 miliar tahun ini.

Rahmad Hidayat, CEO BNI Wilayah Padang mengatakan target penyaluran KUR tahun ini jauh lebih besar dari tahun sebelumnya yang hanya Rp840 miliar atau tumbuh di atas 10%.

“KUR kami cukup agresif. Targetnya tahun ini bisa menyalurkan hingga Rp925 miliar,” ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kur
Editor : Fajar Sidik

Artikel Terkait



Berita Lainnya

    Berita Terkini

    Terpopuler

    Banner E-paper
    back to top To top