Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Siap-siap Menyambut Cap Go Meh di Pulau Kemaro!

Perayaan tradisi turun-temurun masyarakat Tiong Hoa, Cap Go Meh, di Kota Palembang kembali diselenggarakan di Pulau Kemaro pada 22-23 Februari 2024.
Puncak perayaan Imlek ini selalu diadakan secara rutin setiap tahun di Pulau Kemaro sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Tiong Hoa Kota Palembang atas berkah yang telah diberikan oleh Tuhan selama ini./Istimewa
Puncak perayaan Imlek ini selalu diadakan secara rutin setiap tahun di Pulau Kemaro sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Tiong Hoa Kota Palembang atas berkah yang telah diberikan oleh Tuhan selama ini./Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Perayaan tradisi turun-temurun masyarakat Tiong Hoa, Cap Go Meh, di Kota Palembang kembali diselenggarakan di Pulau Kemaro pada 22-23 Februari 2024.

Tradisi Cap Go Meh merupakan sebuah tradisi perayaan malam ke-15 setelah Tahun Baru Imlek yang diselenggarakan masyarakat Tiong Hoa dan menjadi agenda tahunan di Kota Palembang.

Puncak perayaan Imlek ini selalu diadakan secara rutin setiap tahun di Pulau Kemaro sebagai bentuk rasa syukur masyarakat Tiong Hoa Kota Palembang atas berkah yang telah diberikan oleh Tuhan selama ini.

Alasan mengapa Pulau Kemaro dipilih menjadi tempat diselenggarakannya perayaan tradisi Cap Go Meh ini adalah karena pulau itu merupakan tempat bersejarah dan tempat beribadah masyarakat Tiong Hoa di Kota Palembang.

Pulau Kemaro juga memiliki jejak cinta abadi antara pangeran China, Tan Bu An, dengan Siti Fatimah yang merupakan seorang putri Palembang.

Oleh sebab itu, Pulau Kemaro dijadikan sebagai tempat yang spesial bagi masyarakat Tiong Hoa dan dipercayai oleh kebanyakan orang yang mana apabila berkunjung dan berdoa di Pulau Kemaro maka akan mendapatkan jodoh.

Rangkaian acara yang diadakan masyarakat Tiong Hoa di Kota Palembang dimulai dari kegiatan sedekah kepada fakir miskin, melakukan persembahan kepada dewa-dewi, persiapan batin dan berdoa untuk meminta kebahagiaan dan kemakmuran dalam menjalani kehidupan di tahun-tahun berikutnya.

Setelah itu, baru dilanjutkan dengan acara hiburan seperti barongsai, wayang tradisional China, serta ritual-ritual lainnya.

Perayaan tradisi Cap Go Meh di Pulau Kemaro ini menjadi salah satu daya tarik wisata bagi ribuan wisatawan lokal maupun mancanegara yang ikut hadir merayakan dan memadati kawasan Pulau Kemaro setiap tahun.

Hal tersebut tentunya membawa dampak positif dan menjadi ajang promosi kebudayaan serta meningkatkan pendapatan para UMKM Kota Palembang.

Saat ini, seribu lampion mulai dari pintu masuk hingga seluruh sudut kawasan Pulau Kemaro  telah terpasang rapi untuk menyambut para wisatawan yang hadir.

Dinas Pariwisata Kota Palembang menargetkan 100.000 wisatawan menghadiri perayaan Cap Go Meh di Pulau Kemaro tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Palembang Sulaiman Amin mengatakan tahun lalu tercatat 80.000 wisatawan yang datang berkunjung menyaksikan perayaan Cap Go Meh. Padahal, tahun lalu baru pulih pasca pandemi tapi antusiasnya sudah luar biasa.

“Pengunjung yang datang ini bukan cuma wisatawan lokal saja, tapi juga nasional, bahkan dari luar negeri,” ujar Sulaiman, Selasa (20/2/2024).


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Herdiyan
Editor : Herdiyan
Sumber : Yensi Migita Ningrum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper