Ekonomi Sumatra Utara 2023 Tumbuh 5,01%, Pulih Seperti Sebelum Pandemi

BPS mencatat pertumbuhan perekonomian Sumatra Utara menunjukkan kondisi yang semakin pulih sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2020.
Kepala BPS Sumatra Utara Nurul Hasanudin saat menyampaikan rilis resmi pertumbuhan ekonomi Sumatra Utara tahun 2023, Senin (5/2/2024)/Bisnis-Delfi Rismayeti
Kepala BPS Sumatra Utara Nurul Hasanudin saat menyampaikan rilis resmi pertumbuhan ekonomi Sumatra Utara tahun 2023, Senin (5/2/2024)/Bisnis-Delfi Rismayeti

Bisnis.com, MEDAN – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Sumatra Utara (Sumut) pada 2023 tumbuh sebesar 5,01%.

Kepala BPS Sumut Nurul Hasanudin mengatakan, pertumbuhan ini menunjukkan kondisi perekonomian Sumut yang semakin pulih sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2020.

“Pertumbuhan ekonomi kita berada sedikit di bawah nasional yang tercatat 5,05% dan cukup jauh di bawah pertumbuhan ekonomi beberapa provinsi di kawasan timur, seperti Maluku Utara dan Sulawesi Tengah yang cukup tinggi sekali, yakni masing-masing 20,49% dan 11,91%,” kata Hasan, Senin (5/2/2024).

Hasan mengatakan, dari sisi lapangan usaha, penopang pertumbuhan ekonomi Sumut pada 2023 masih diduduki oleh empat sektor utama, yakni kategori pertanian, perdagangan, industri, dan konstruksi.

Kategori konstruksi berkontribusi sebesar 13,2% terhadap produk domestik regional bruto (PDRB) Sumut tahun 2023 dengan tingkat pertumbuhan mencapai 6,41%.

Kategori dengan kontribusi tertinggi nomor tiga terhadap PDRB Sumut tahun 2023 diisi oleh industri pengolahan dengan sumbangan 18,44%.

Sementara itu, untuk peringkat kedua dan pertama dengan share terbesar ialah kategori perdagangan dan pertanian, dengan kontribusi masing-masing 19,08% dan 23,58%.

“Pertanian menjadi share terbesar dengan 23,58%. Total kontribusi kategori pertanian, perdagangan, industri pengolahan dan konstruksi terhadap PDRB Sumut tahun 2023 sebesar 74,30%,” kata Hasan.

Sementara dari sisi pengeluaran, lanjutnya, pengeluaran konsumsi rumah tangga menjadi komponen dengan share terbesar terhadap PDRB Sumatra Utara, yakni mencapai 50,72%. Lalu, diikuti oleh komponen ekspor sebesar 37,62%, serta pembentukan modal tetap bruto sebesar 29,52%.

Hasan menilai secara keseluruhan pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2023 yang mencapai 5,01% menunjukkan tren pemulihan yang semakin baik pasca-pandemi Covid-19.

Sebelum pandemi melanda, pada 2018 dan 2019, rata-rata pertumbuhan ekonomi Sumut berada di angka 5%. Angka pertumbuhan itu lantas sempat terkontraksi cukup dalam hingga 1,07% pada 2020 seiring kejadian pandemi yang melemahkan hampir seluruh sektor, tidak terkecuali ekonomi daerah.

Pertumbuhan ekonomi Sumut kemudian berangsur pulih pada 2021 dengan catatan angka 2,61%. Lalu, melesat ke 4,73% pada tahun 2022 dan semakin menunjukkan kekuatannya pada 2023.

“Tahun 2023 ini kita menorehkan angka ekonomi di 5,01%. Ini sesungguhnya tren pertumbuhannya cukup baik. Pemulihan ekonomi Sumut saat ini sudah signifikan sejak pandemi Covid lalu,” ujar Hasan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper