Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Hujan Lebat Melanda Wilayah Sumbar, Ini Penjelasan BMKG

Setelah cuaca panas melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat, pada Jumat (23/6) ini hujan dengan intensitas sedang-lebat mengguyur Sumbar.
Sejumlah pengguna kendaraan menembus hujan deras./Bisnis-Rachman
Sejumlah pengguna kendaraan menembus hujan deras./Bisnis-Rachman

Bisnis.com, PADANG — Setelah sekian lama cuaca panas melanda sejumlah wilayah di Sumatra Barat, pada Jumat (23/6) ini hujan dengan intensitas sedang-lebat mengguyur Sumbar.

Koordinator Bidang Observasi dan Informasi BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, Yudha Nugraha, menjelaskan hujan yang turun pada hari ini hampir merata di seluruh kabupaten dan kota di Sumbar.

"Belakangan ini cuaca memang terasa panas di sejumlah wilayah di Sumbar, dan terhitung pukul 14.30 Wib tadi hujan disertai angin kencang," katanya, Jumat (23/6/2023).

Dia menjelaskan daerah yang dilanda hujan lebat ini tersebar di Kabupaten Pesisir Selatan, Kabupaten Solok, Kabupaten Padang Pariaman, Kabupaten Agam, Kabupaten Pasaman,Kabupaten Pasaman Barat, Kota Padang, dan Kota Pariaman.

Menurut dia turunnya hujan pada hari ini, lebih dominan dipengaruhi oleh adanya pola pertemuan massa udara atau daerah konvergensi di pesisir barat Sumatra.

Dimana dengan adanya suhu permukaan air laut yg lebih tinggi sehingga meningkatkan akumulasi uap air yg terbentuk di perairan dekat Sumbar. "Jadi kendati mendekati El Nino, bukan berarti hujan tidak turun," tegasnya.

Yudha menyampaikan yang perlu dipahami soal El Nino merupakan kondisi iklim yang menjadi gambaran dalam jangka waktu yg panjang dimana cenderung mengurangi jumlah curah hujan bulanan di Indonesia, namun variasi kondisi cuaca masih dapat terjadi, karena meskipun dalam kondisi El Nino.

"Artinya hujan masih dapat terjadi terutama di Sumbar bergantung dengan dinamika atmosfer seperti adanya gangguan cuaca 2-3 hari-an," jelasnya.

BMKG memperkirakan untuk kondisi besok dan lusa masih berpeluang terjadi hujan intensitas sedang terutama pada Siang - Sore hari terutama di daerah Kota Padang, Pesisir Selatan, Solok, Solok Selatan, Agam, Padang Pariaman.

"Sebagian daerah memang turun hujan, tapi tidak merata," ujar dia.

Sementar itu, Yudha menyatakan secara umum bulan Juni 2022 ini diprakirakan curah hujan relatif rendah dibandingkan bulan lainnya, dimana puncaknya terjadi bulan Oktober-November. 

"Untuk 2-3 hr kedepan masih berpotensi hujan dengan melihat pola penyebab gangguan cuaca nya, dan setelah itu kondisi cuaca cenderung membaik kembali karena proses di atmosfer yang mengumpulkan kembali uap air agar terbentuk hujan," tutupnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper