Hasil Sensus, Satu Keluarga di Riau Kini Hanya Punya 2 Anak

Sensus Penduduk 1971 mencatat angka TFR sebesar 5,94 yang berarti seorang perempuan melahirkan sekitar 5-6 anak selama masa reproduksinya.
Ilustrasi/Espos
Ilustrasi/Espos

Bisnis.com, PEKANBARU -- Hasil sensus penduduk (SP) 2020 yang telah dijalankan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat angka kelahiran dk Provinsi Riau kini hanya sebesar 2,28. Artinya satu keluarga di Riau kini hanya punya 2 anak atau 3 anak saja.

Kepala BPS Riau Misfaruddin menyatakan pihaknya melakukan survey Angka Kelahiran Total/Total Fertility Rate (TFR) pada Long Form SP2020. Menurutnya tingkat fertilitas Riau hasil Sensus Penduduk 1971 sampai Long Form SP2020 yang menyajikan hasil estimasi penghitungan TFR dengan metode Anak Kandung (Own Children Method), menunjukkan fertilitas Riau menurun dalam lima dekade terakhir.

"Sensus Penduduk 1971 mencatat angka TFR sebesar 5,94 yang berarti seorang perempuan melahirkan sekitar 5-6 anak selama masa reproduksinya. Sementara Long Form SP2020 mencatat TFR sebesar 2,28 yang berarti hanya sekitar 2-3 anak yang dilahirkan perempuan selama masa reproduksinya," ujarnya, Rabu (1/2/2023).

Dia mengakui kondisi ini menunjukkan bahwa hasil Long Form SP2020 menuju Replacement Level. Dia menjelaskan TFR adalah jumlah dari angka kelahiran menurut kelompok umur dan merupakan ringkasan ukuran dari tingkat fertilitas. Angka ini menggambarkan rata-rata jumlah anak yang akan dilahirkan oleh seorang wanita pada akhir masa reproduksinya.

Misfaruddin merincikan untuk angka kelahiran menurut kelompok umur tertentu (Age Spesific Fertility Rate atau ASFR) hasil Long Form SP2020 menunjukkan banyaknya kelahiran pada perempuan kelompok umur tertentu per 1.000 perempuan.

Misalnya pada kelompok usia muda anak yang dilahirkan rendah, semakin bertambah umur semakin banyak anak yang dilahirkan, dan puncaknya pada perempuan umur 25-29 tahun, kemudian setelah kelompok umur tersebut anak yang dilahirkan mengalami penurunan.

Kemudian pada kelompok umur 15-19 tahun, angka kelahiran sebesar 25-26 kelahiran diantara 1.000 perempuan, meningkat tajam dibanding kelompok umur 20-24 dengan angka kelahiran 101-102 kelahiran per 1.000 perempuan.

"Puncak ASFR terletak pada wanita umur 25-29 tahun. Pada kelompok umur ini, terdapat 138-139 kelahiran dari 1.000 perempuan. Pada kelompok umur selanjutnya, angka kelahiran menurun hingga menjadi 3-4 kelahiran per 1.000 perempuan pada kelompok umur 45-49 tahun."

Menurutnya selama 50 tahun terakhir terjadi penurunan kelahiran remaja (ASFR 15-19) yang menurun cukup tajam, yaitu dari 149 hasil SP1971 hingga 25,51 hasil Long Form SP2020.

Selanjutnya untuk Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate atau CBR) adalah angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran pada tahun tertentu per 1.000 penduduk pada pertengahan tahun yang sama. Hasil Long Form SP2020 mencatat terdapat 18,71 kelahiran hidup diantara 1.000 penduduk Riau.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Arif Gunawan
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper