Evaluasi 2022, Bapenda Sumsel Soroti Pajak Air Permukaan

Kepala Bapenda Sumsel Neng Muhaiba mengatakan pendapatan PAP Sumsel masih di angka Rp13 miliar, lebih kecil dibanding Kota Palu yang mencapai ratusan miliar.
Kepala Bapenda Sumsel Neng Muhaiba (Kanan) bersama Kabid Pengawasan Bapenda Sumsel Indra Surya di kantor Bapenda Sumsel, Rabu (25/1/2023)./Bisnis-Husnul Iga Puspita
Kepala Bapenda Sumsel Neng Muhaiba (Kanan) bersama Kabid Pengawasan Bapenda Sumsel Indra Surya di kantor Bapenda Sumsel, Rabu (25/1/2023)./Bisnis-Husnul Iga Puspita

Bisnis.com, PALEMBANG – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumatra Selatan (Sumsel) menyoroti pendapatan daerah pada objek pajak air permukaan (PAP) untuk menjadi evaluasi di tahun 2023.

Kepala Bapenda Sumsel Neng Muhaiba mengatakan pendapatan PAP Sumsel masih di angka Rp13 miliar, lebih kecil dibanding Kota Palu yang telah mencapai ratusan miliar.

“Dari kita (Bapenda Sumsel) yang masih kita evaluasi itu PAP, karena mengacu pada Kota Palu itu daerah kecil tidak ada pertambangan tapi mampu mencapai ratusan miliar,” kata Neng, Rabu (25/1/2023).

Menyikapi hal itu, Neng melanjutkan bahwa pihaknya akan segera melakukan kunjungan ke Palu untuk melakukan peninjauan kondisi di sana, sehingga bisa mengejar angka PAP lebih tinggi.

Sementara itu untuk objek pendapatan lain seperti Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBN-KB), Bapenda Sumsel masih akan melihat hasil dari tren di awal tahun.

“Metode yang digunakan pada tahun lalu belum tentu cocok diterapkan pada tahun ini, sehingga untuk tahun ini kita perlu pelajari dulu,” kata Neng.

Masih dikatakan oleh Neng, strategi lebih lanjut yang akan dilakukan yaitu menurunkan tim Optimalisasi Pajak Daerah (OPAD) yang bertugas mengidentifikasi potensi pajak di daerah yang belum tersentuh.

“Mulai dari perusahaan, perkebunan, kehutanan, pertambangan seluruhnya,” sambung Neng.(K64)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper