Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Erupsi Gunung Marapi Kian Mengkhawatirkan, Tinggi Abu Mencapai 1 Km

Erupsi Gunung Marapi Sumbar mencapai 1.000 meter, merupakan erupsi tertinggi semenjak erupsi terjadi pada tahun 2023.
Muhammad Noli Hendra
Muhammad Noli Hendra - Bisnis.com 12 Januari 2023  |  14:23 WIB
Erupsi Gunung Marapi Kian Mengkhawatirkan, Tinggi Abu Mencapai 1 Km
Erupsi Gunung Marapi, Sumatera Barat - Gambar PVMBG
Bagikan

Bisnis.com, PADANG - Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Pos Pengamatan Gunungapi Marapi menyebutkan erupsi Gunung Marapi Sumbar pada pukul 10.58 WIB Kamis (12/1) terpantau kembali terjadi erupsi.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Marapi Ahmad Rifandi mengatakan erupsi pada pukul 10.58 WIB itu ketinggian abu mencapai 1.000 meter.

"Erupsi 1.000 meter itu merupakan erupsi tertinggi semenjak erupsi terjadi pada tahun 2023," katanya, Kamis (12/1/2023).

Dia menjelaskan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan tenggara. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5.1 mm dan durasi 184 detik.

Kemudian pada erupsi kembali terjadi pada pukul 12.17 WIB dengan tinggi kolom abu teramati 700 meter di atas puncak. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 5.2 mm dan durasi 131 detik.

Selain itu, PVMBG Pos Pengamatan Gunungapi Marapi mencatat sejak lima hari terakhir dan hingga Kamis (12/1) siang ini erupsi Gunung Marapi telah terjadi sebanyak 149 kali.

Kondisi erupsi Gunung Merapi ini terbilang cukup intens semenjak awal tahun 2023 ini. Keberadaan Gunung Marapi ini terdapat di berada di sejumlah wilayah, seperti Kabupaten Tanah Datar, Agam, Padang Panjang, dan Bukittinggi, Hal ini membuat masyarakat di sekitar merasa khawatir.

"Kok semakin hari rasa mengkhawatirkan nih ya, saya berharap kondisi Gunung Marapi baik-baik saja," ujar Rian warga di Batusangkar.

Dia menyebutkan semenjak erupsi Gunung Marapi sering terjadi, masyarakat cukup sering memantau Gunung Marapi ketimbang kondisi normalnya.

"Kalau kondisi normal, kami biasa-biasa, bahkan tidak begitu memperhatikan Gunung Marapi itu. Kalau kini, setiap paginya, kami melihat kondisi Gunung Marapi dari kejauhan," tegasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Gunung Marapi Sumbar erupsi pvmbg
Editor : Novita Sari Simamora
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top