Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sumbar Segera Realisasikan Bantuan Sosial Rp11 Miliar

Realisasi bantuan tersebut ditampung dalam komposisi perubahan APBD tahun 2022 yang akan disahkan 30 September mendatang.
Muhammad Noli Hendra
Muhammad Noli Hendra - Bisnis.com 29 September 2022  |  13:31 WIB
Sumbar Segera Realisasikan Bantuan Sosial Rp11 Miliar
Tampilan aplikasi Cek Bansos untuk mengecek penerima BLT BBM Rp600.000. - Bisnis/Feni Freycinetia Fitriani
Bagikan

Bisnis.com, PADANG — Pemerintah Provinsi Sumatra Barat akan merealisasikan anggaran bantuan sosial untuk penanganan dampak inflasi sebesar Rp11 miliar yang diprioritaskan untuk ojek online, UKM, hingga nelayan.

Badan Anggaran (Banggar) DPRD Sumbar, Sawal, mengatakan, realisasi bantuan tersebut ditampung dalam komposisi APBD perubahan tahun 2022 yang akan disahkan 30 September mendatang.

"Alokasi tersebut dikucurkan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022, tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun 2022," jelasnya, Rabu (28/9/2022).

Dia mengatakan DPRD berkomitmen untuk menindaklanjuti aturan yang keluar dari pemerintah pusat itu, sehingga bisa meringankan beban masyarakat yang tengah dilanda ekonomi sulit.

"Kita berharap bantuan ini dapat membantu masyarakat, dan semoga dimanfaatkan sebaik mungkin," harap dia.

Sementara itu, Ketua DPRD Sumbar Supardi menyampaikan bantuan sosial yang disebutkan dalam PMK tersebut diarahkan kepada tukang ojek, pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan nelayan. 

Kemudian juga ditujukan untuk penciptaan lapangan kerja serta pemberian subsidi sektor transportasi angkutan umum di daerah.

"30 September 2022 nanti harus diketuk palu. Jika pembahasan tidak tepat waktu yang ditentukan Undang-undang, maka tidak ada APBD Sumbar, bagaimana ekonomi akan berjalan," katanya.

Dia berharap, pembahasan penerapan PMK di Sumbar berjalan optimal, sehingga bisa membantu ojek online hingga nelayan pada pada saat sekarang.

Supardi melihat kondisi ekonomi masyarakat belum stabil, ditambah dengan kenaikan BBM bersubsidi, sehingga membuat beban kehidupan masyarakat jadi bertambah. 

Untuk itu sudah sepatutnya bansos tersebut segera direalisasikan dan manfaatnya bisa dirasakan oleh masyarakat yang berhak mendapatkannya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bansos sumbar
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top