Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gempa Pasaman Barat Magnitudo 4,5, BMKG: Akibat Sesar Talamau

Gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar aktif segmen Talamau
Muhammad Noli Hendra
Muhammad Noli Hendra - Bisnis.com 28 September 2022  |  12:52 WIB
Gempa Pasaman Barat Magnitudo 4,5, BMKG: Akibat Sesar Talamau
Ilustrasi seismograf. Alat ini merupakat perangkat yang mengukur dan mencatat gempa bumi. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, PADANG — Gempa bumi kembali terjadi di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatra Barat pada Rabu (28/9/2022) siang dengan kekuatan magnitudo 4,5.

Berdasarkan data BMKG, gempa bumi tersebut berlokasi di darat pada 12 km Timur Laut Pasaman Barat dengan kedalaman 10 km.
 
Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan, dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat sesar aktif segmen Talamau.

"Guncangan gempa bumi ini dirasakan di Pasaman Barat dan Pasaman Timur, seakan-akan truk berlalu. Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut. Gempa ini tidak berpotensi tsunami," katanya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/9/2022).
 
Dia menyebutkan menjelang pukul 12.00 Wib, tercatat belum adanya gempa bumi susulan.    

Suaidi menghimbau kepada masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal Anda cukup tahan gempa ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa sebelum kembali ke dalam rumah," imbaunya.
   
Sebelumnya pada Februari 2022 lalu, Pasaman Barat juga terjadi gempa yang menyebabkan banyak bangunan rumah dan infrastruktur lainnya rusak, serta terdapat korban jiwa.

Hingga saat ini bahkan rumah warga rusak akibat gempa bumi Februari 2022 itu belum dibangun kembali. Kini warga masih tinggal di hunian sementara (huntara) yang dibangun oleh pemerintah setempat serta dibantu oleh pihak lainnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar gempa
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top