Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kepolisian Tetap Dua Tersangka Kasus Penganiayaan Santri Gontor, Keluarga Korban Lega

Orang tua korban santri Gontor mengaku lega setelah pihak kepolisian menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap mendiang putranya.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 12 September 2022  |  17:40 WIB
Kepolisian Tetap Dua Tersangka Kasus Penganiayaan Santri Gontor, Keluarga Korban Lega
Orang tua korban santri Gontor, Soimah dan suami, menunjukkan foto mendiang putranya AM yang tewas lantaran kasus penganiayaan di Pondok Pesantren Gontor. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG – Orang tua korban santri Gontor mengaku lega setelah pihak kepolisian telah menetapkan dua orang tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap mendiang putranya.

Siti Soimah, 45, mengatakan pihak keluarga berharap pihak kepolisian bisa terus mendalami penyebab kematian putranya di Pondok Pesantren Modern Darusalam Gontor, Ponorogo, Jawa Timur.

“Alhamdulillah, sedikit lega dengan tertangkapnya dua tersangka, kami berharap kasus ini diusut tuntas,” katanya, Senin (12/9/2022).

Menurut Soimah, pengusutan kasus di lingkungan pendidikan itu bukan hanya ke pelaku, tetapi pihak terkait lainnya hingga menyebabkan anaknya meninggal dunia.

Soimah mengatakan pihak keluarga bakal terus mengikuti proses hukum dengan didampingi tim kuasa hukum.

“Yang penting hukum ini terus berjalan. Saya sendiri ingin melihat wajah pelaku yang menganiaya anak saya, ingin saya peluk mereka,” katanya.

Diketahui, Polres Ponorogo telah menetapkan dua tersangka kasus dugaan penganiayaan, yakni MFA (18) asal Tanah Datar, Sumatera Barat, dan IH (17) asal Pangkal Pinang, Kabupaten Bangka Belitung.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

santri palembang Gontor
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top