Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

KUR Marandang Bank Nagari Semester 1/2022 Diserbu Masyarakat Sumbar

PT Bank Nagari Sumatra Barat menyampaikan penyaluran KUR Marandang (Melawan Rentenir Daerah Ranah Minang) sampai dengan Semester I Tahun 2022 sudah mencapai 900 debitur dengan plafond sebesar Rp8,8 miliar.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 19 Juli 2022  |  17:15 WIB
KUR Marandang Bank Nagari Semester 1/2022 Diserbu Masyarakat Sumbar
Kantor Bank Nagari, Padang. - bank nagari
Bagikan

Bisnis.com, PADANG - PT Bank Nagari Sumatra Barat menyampaikan penyaluran KUR Marandang (Melawan Rentenir Daerah Ranah Minang) sampai dengan Semester I Tahun 2022 sudah mencapai 900 debitur dengan plafond sebesar Rp8,8 miliar.

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari Gusti Candra menjelaskan cukup tingginya minat masyarakat terhadap KUR Marandang, karena untuk penyaluran KUR Marandang itu telah tersebar dengan baik di seluruh wilayah Sumbar.

"Buktinya kini penyaluran kredit dan pembiayaan (konsolidasi) mencapai Rp21,6 triliun, tumbuh 6,74 persen (yoy)," katanya kepada Bisnis di Padang, Selasa (19/7/2022).

Dia menyebutkan penyaluran KUR Marandang yang mencapai 900 debitur dengan plafond sebesar Rp8,8 Miliar tersebut, setara dengan persentase pencapaian sekitar 73,33 persen dari target tahun 2022 yang direncanakan.

Dengan realisasi penyaluran kredit dan pembiayaan sebesar Rp21,6 triliun, maka pencapaian target Semester I Tahun 2022 adalah sebesar 98,33 persen.

"Jadi untuk KUR ini, minat masyarakat sangat tinggi karena kondisi recovery ekonomi pasca dampak pandemi Covid-19 semakin membaik," ujarnya.

Candara mengatakan realisasi KUR Bank Nagari Tahun Anggaran 2022 sampai dengan posisi Juni 2022 diserap cepat oleh para pelaku usaha di Sumbar, dimana penyalurannya sudah mencapai Rp1,17 triliun dengan jumlah nasabah sebanyak 7.161 orang.

Padahal pagu anggaran tahun 2022 yang disetujui Komite Kebijakan KUR Kementerian Koordinator Perekonomian RI adalah sebesar Rp1,3 Triliun.

Artinya dalam beberapa hari kedepan pagu KUR ini akan habis jika tidak mendapatkan tambahan. Untuk itu Bank Nagari sudah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp850 miliar.

"Mudah-mudahan permohonan tambahan ini disetujui oleh Kemenko Perekonomian RI," harap Candra.

Sementara untuk kredit konsumtif, Bank Nagari terus memberikan beberapa program promo dan penawaran yang menarik sesuai dengan momentumnya, diantaranya yang sudah dan sedang berjalan adalah Program Loyalty Reward, Cashback Tahun Ajaran Baru dan Cashback Merdeka.

Kini melihat telah membaiknya kondisi ekonomi, Bank Nagari juga semakin bersinergi dengan para pengembang untuk semakin masif memasarkan kredit/pembiayaan properti, baik KPR maupun pembiayaan kepada para pengembang.

Upaya yang dilakukan yakni sinergi dan kolaborasi dengan ekosistem pelaku usaha terus dilakukan Bank Nagari, seperti dengan HIPMI, Kadin, HIPPI, Japnas, Gebu Minang, SRM, ekosistem Pendidikan, ekosistem Kesehatan, ekosistem pariwisata dan ekonomi kreatif, ekosistem perdagangan, ekosistem transportasi, ekosistem pertanian, ekosistem ekonomi dan keuangan syariah dan lainnya.

Skim-skim pinjaman Bank Nagari selain KUR baik untuk modal kerja dan/atau investasi, juga disambut baik oleh masyarakat, dimana sejak awal tahun 2022 yang lalu Bank Nagari telah mengambil kebijakan menurunkan suku bunga/margin/bagi hasil.

"Tarif yang ringan ini masih dipertahankan sampai saat ini, selaras dengan kebijakan BI yang masih mempertahankan level suku bunga acuan," sebutnya.

Untuk itu, Candra menyatakan Bank Nagari akan berupaya senantiasa mampu terus bertumbuh dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi pertumbuhan perekonomian daerah yang berkelanjutan.

Selain itu terus melakukan penyediaan produk yang beragam dan kompetitif serta kemudahan akses melalui inovasi digitalisasi akan terus dilakukan. Sinergi dan kolaborasi dengan berbagai ekosistem dan komunitas akan terus dikembangkan.

Serta program-program promo dan penawaran menarik akan terus dilakukan dengan berbagai kreatifitas dan inovasi promosi.

"Tak kalah penting adalah bagaimana senantiasa mempertahankan tingkat kesehatan kredit/pembiayaan tetap berada dalam level sehat," tutupnya. (k56)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank nagari
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top