Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sumsel Pastikan Pembelajaran Tatap Muka 100 Persen

Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memastikan pembelajaran tatap muka atau PTM akan diberlakukan sepenuhnya meski secara bertahap.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 18 Mei 2022  |  18:09 WIB
Ilustrasi-Sejumlah pelajar mengikuti Pembelajaran Tatap Muka  - Antara
Ilustrasi-Sejumlah pelajar mengikuti Pembelajaran Tatap Muka - Antara

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan memastikan pembelajaran tatap muka atau PTM akan diberlakukan sepenuhnya meski secara bertahap.

Kepala Dinas Pendidikan Sumatra Selatan (Sumsel), Riza Pahlevi, mengatakan kebijakan baru terkait skema pembelajaran itu seiring dengan membaiknya kondisi kasus Covid-19 di Sumsel. 

“PTM 100 persen dilakukan secara bertahap, terkhusus untuk yang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) yang level satu,” katanya, Rabu (18/5/2022).

Riza menjelaskan, pemberlakuan PTM 100 persen pada dasarnya baru dapat dilakukan apabila daerah tersebut telah memenuhi persyaratan, PPKM level satu merupakan salah satu syarah.

Namun demikian, kata dia, masih ada daerah yang level PPKM masih berada di level tiga maka PTM tetap berlangsung secara hybrid.

“Namun jika yang level tiga ada yang mengadakan PTM 100 persen, boleh saja. Selagi mendapatkan izin dari orang tua dan kebersamaan serta menjaga protokol kesehatan. Ini sah-sah saja,” kata dia.

Terkait PTM saat ini, kata dia, hasil evaluasinya sudah berjalan dengan tertib. Tidak ada kendala dan berjalan dengan lancar.

Alhamdulillah pembelajaran berjalan dengan tertib, tidak ada wabah di sekolah. Karena memang kita menjalankan protokol kesehatan yang ketat, baik terhadap siswa maupun guru,” paparnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel pembelajaran tatap muka
Editor : Andhika Anggoro Wening

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top