Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sepanjang 2021, Kontraktor Migas di Riau Berhasil Mengebor 263 Sumur

Lifting minyak di Riau terhitung berasal dari KKKS BOB PT BSP Pertamina Hulu, PHE Kampar, Pertamina Hulu Rokan, PT Imbang Tata Alam, Texcal Mahato, PHE Siak, PEP Lirik dan SPR Langgak.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 12 Januari 2022  |  13:27 WIB
Kepala SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus (kanan) bersama Gubernur Riau Syamsuar (kiri). Sepanjang 2021 lalu kontraktor migas Riau berhasil melakukan pengeboran sebanyak 263 sumur migas. Istimewa
Kepala SKK Migas Sumbagut, Rikky Rahmat Firdaus (kanan) bersama Gubernur Riau Syamsuar (kiri). Sepanjang 2021 lalu kontraktor migas Riau berhasil melakukan pengeboran sebanyak 263 sumur migas. Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU - SKK Migas Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) mengumumkan bahwa sepanjang tahun lalu, kontraktor migas yang beroperasi di Provinsi Riau telah berhasil melakukan pengeboran sebanyak 263 sumur migas.

Kepala SKK Migas Sumbagut Rikky Rahmat Firdaus menjelaskan jumlah pengeboran sumur migas tersebut merupakan akumulasi dari sejumlah kontraktor.

"Tahun lalu kontraktor migas di Riau berhasil melakukan pengeboran 263 sumur, yang berasal dari pengeboran oleh PT Chevron Pacific Indonesia, PT Pertamina Hulu Rokan, EMP Bentu Ltd, BOB PT BSP – Pertamina Hulu, EMP Malacca Strait SA dan Texcal Mahato," ujarnya Rabu (12/1/2022).

Dia menjelaskan untuk pencapaian lifting minyak Provinsi Riau tahun lalu, menurutnya relatif stabil dan mendekati target APBN sebesar 97 persen. Lifting minyak ini terhitung berasal dari KKKS BOB PT BSP Pertamina Hulu, PHE Kampar, Pertamina Hulu Rokan, PT Imbang Tata Alam, Texcal Mahato, PHE Siak, PEP Lirik dan SPR Langgak.

Sementara untuk pencapaian produksi gas tahun lalu mencapai rata-rata 84,8 MMSCFD yang berasal dari EMP Bentu Ltd dan Imbang Tata Alam.

Rikky mengatakan SKK Migas bersama KKKS Wilayah Riau telah berusaha melakukan kegiatan masif dalam rangka untuk memenuhi penerimaan negara berdasarkan APBN 2021.

"Upaya tersebut direalisasikan melalui optimalisasi lifting terhadap stok minyak yang ada di lapangan dan terminal sehingga capaian lifting Provinsi Riau tahun lalu mencapai 182,026 BOPD," ujarnya.

Sementara itu Gubernur Riau Syamsuar mengatakan pemda akan mendukung penuh program pengeboran yang akan dilaksanakan oleh SKK Migas dan KKKS, dan akan mengawal rencana pengeboran tahun 2022.

“Kami mengapresisasi langkah yang dilakukan oleh SKK Migas dan KKKS Wilayah Riau, semoga target yang sudah ditetapkan dapat tercapai dan dapat memberikan manfaat bagi daerah khususnya Provinsi Riau."


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

migas riau skk migas
Editor : Hadijah Alaydrus

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top