Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Sumut Sediakan Uang Kartal Senilai Rp2,9 Triliun untuk Kebutuhan Nataru

Hingga saat ini, realisasi mencapai Rp1,2 triliun atau 41 persen dari total estimasi kebutuhan. Sisa kebutuhan perbankan ini akan dibayar sampai Senin (27/12/2021) mendatang.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 13 Desember 2021  |  19:55 WIB
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Soekowardojo saat menyerahkan penukaran UPK secara simbolisasi kepada Ketua Perbarindo Sumatra Utara Hardey Sabar, Medan, Senin (13/12/2021).  - Istimewa
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Soekowardojo saat menyerahkan penukaran UPK secara simbolisasi kepada Ketua Perbarindo Sumatra Utara Hardey Sabar, Medan, Senin (13/12/2021). - Istimewa

Bisnis.com, MEDAN - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara menyediakan uang kartal senilai Rp2,9 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Hingga saat ini, realisasi mencapai Rp1,2 triliun atau 41 persen dari total estimasi kebutuhan. Sisa kebutuhan perbankan ini akan dibayar sampai Senin (27/12/2021) mendatang.

Menurut Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara Soekowardojo, kebutuhan uang kartal pada periode Nataru juga disediakan Bank Indonesia melalui kantor kas titipan di BRI Kabanjahe, Kabupaten Karo.

Sampai Jumat (10/12/2021) lalu, total outflow kantor kas titipan Bank Indonesia mencapai Rp22,4 miliar.

Hal itu disampaikan Soeko pada acara simbolisasi penukaran Uang Pecahan Kecil (UPK) dalam rangka menyambut Nataru kepada anggota Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sumatra Utara di Medan, Senin (13/12/2021).

"Kegiatan penukaran ini merupakan agenda tahunan yang diselenggarakan setiap hari besar keagamaan dengan tujuan untuk memastikan ketersediaan uang rupiah yang layak edar di masyarakat, dengan tetap mempertimbangkan kondisi kebijakan pemerintah terkini terkait PPKM," kata Soeko.

Seiring dengan penurunan level PPKM di Kota Medan sejak September 2021, maka Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara kembali membuka keran penukaran UPL secara wholesale.

Penukaran dilakukan kepada Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dan Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS) yang tergabung dalam Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Indonesia (Perbarindo) Sumatra Utara.

Kali ini, jumlah penukaran UPK untuk periode Nataru sebesar Rp6,6 miliar.

"Untuk itu acara penukaran menyambut Nataru Tahun 2021 Kepada Perbarindo Sumatra Utara saya nyatakan dibuka," ujar Soeko.

Sementara itu, Ketua Perbarindo Sumatra Utara Hardey Sabar menyampaikan terima kasih kepada Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Utara atas penukaran UPK tersebut.

Saat ini, terdapat 54 unit BPR dan BPRS yang tergabung dalam Perbarindo Sumatra Utara. Namun yang menghadiri acara ini hanya diikuti oleh 24 unit BPR dan 1 unit BPRS.

"Kami berharap nantinya bisa menyalurkan UPK ini kepada masyarakat," katanya.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia sumut
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top