Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kemenperin Serahkan 4 Paket Alat Tempa Besi untuk IKM Riau

Kementerian Perindustrian menyalurkan bantuan berupa 4 unit alat tempa besi atau air hammer bagi industri kecil menengah di Provinsi Riau.
Pande Besi. Selama ini Riau mendatangkan alat bantu perkebunan sawit seperti dodos dan egrek dengan cara impor dari sejumlah negara, seperti China, Vietnam, serta Malaysia. /ANTARA
Pande Besi. Selama ini Riau mendatangkan alat bantu perkebunan sawit seperti dodos dan egrek dengan cara impor dari sejumlah negara, seperti China, Vietnam, serta Malaysia. /ANTARA

Bisnis.com, PEKANBARU - Kementerian Perindustrian menyalurkan bantuan berupa 4 unit alat tempa besi atau air hammer bagi pelaku industri kecil menengah di Provinsi Riau.

Kepala Dinas Perindagkop UKM Riau Asrizal menjelaskan bantuan alat kerja itu akan disalurkan kepada IKM yang tersebar di empat kabupaten.

"Rencananya akan disalurkan untuk IKM di Siak, Kuantan Singingi, Kampar, dan Pekanbaru berupa alat tempa besi atau air hammer," ujarnya, Jumat (2/7/2021).

Saat ini alat bantuan itu sudah tiba di Pekanbaru, akan tetapi belum diserah-terimakan oleh Kemenperin kepada Pemprov Riau sehingga belum dapat langsung diberikan kepada IKM penerima.

Menurutnya, pihaknya masih menunggu proses serah terima, yang harus tertunda akibat meningkatnya penyebaran pandemi Covid. Apabila proses serah terima bantuan sudah selesai, pihaknya akan langsung mengirimkan alat tersebut kepada penerima.

"Dengan adanya alat bantuan ini, kami meyakini industri pandai besi di Riau akan terus berkembang, khususnya produsen alat dodos dan egrek yang memenuhi kebutuhan perkebunan sawit, sehingga impor alat tersebut dapat berkurang," ujarnya.

Adapun selama ini Riau mendatangkan alat bantu perkebunan sawit seperti dodos dan egrek dengan cara impor dari sejumlah negara seperti Cina, Vietnam, serta Malaysia. Kini dengan produksi lokal dan telah memenuhi standar nasional atau SNI, kebutuhan itu dapat dipenuhi oleh pelaku usaha dalam negeri.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Arif Gunawan
Editor : Fatkhul Maskur
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper