Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI dan 46 Kantor Perwakilan, Termasuk Riau, Siap Dukung TP2DD

Tiga TP2DD yang dibentuk menjadi proyek percontohan di Riau menjelang pembentukan di kabupaten dan kota lainnya yang ditargetkan tuntas akhir tahun ini. 
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 05 April 2021  |  08:51 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021. - Istimewa
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan sambutan dalam pembukaan Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU - Bank Indonesia menyatakan siap mendukung digitalisasi ekonomi dan sistem keuangan nasional, tidak hanya di pusat tapi juga didukung semua kantor perwakilan.

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menjelaskan saat ini ada 46 kantor perwakilan BI di seluruh Indonesia yang mendorong terbentuknya TP2DD.

"BI bersama 46 kantor perwakilan siap mendukung digitalisasi ekonomi dan sistem keuangan Indonesia, melalui Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah [TP2DD]," ujarnya dalam konferensi pers virtual Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia, Senin (5/4/2021).

Sebelumnya Bank Indonesia Kantor Perwakilan Riau telah mengukuhkan 3 Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah, yaitu TP2DD Riau, TP2DD Pekanbaru, dan TP2DD Kampar.

Pembentukan tim ini salah satunya bertujuan mendorong peningkatan pendapatan asli daerah melalui elektronifikasi transaksi pemerintah (ETP).

Kepala BI Riau Decymus menjelaskan pembentukan tim ini sesuai dengan Keppres No. 3/2021 tentang Satgas Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah. 

Tiga TP2DD yang dibentuk ini menjadi proyek percontohan di Riau menjelang pembentukan di kabupaten dan kota lainnya yang ditargetkan tuntas akhir tahun ini. 

“Tujuan dari TP2DD adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah [ETP] mulai dari pembayaran pajak, retribusi sampai dengan perizinan,” ujarnya dalam konferensi pers, Rabu (31/3/2021).

Menurutnya dari program ETO yang telah diteliti dan dijalankan Kemendagri di 12 wilayah, sudah terjadi peningkatan PAD dengan rata-rata 14 persen.

Dia berharap TP2DD di Provinsi Riau dan kabupaten/kota dapat membantu mengatasi kesulitan elektronifiikasi dan digitalisasi transaksi di Riau.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank indonesia riau
Editor : Saeno

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top