Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pekanbaru Bukukan Pendapatan Rp78 Miliar di Awal Tahun

Pencapaian saat ini sekitar 60 persen dari target triwulan pertama 2021 yang sudah ditetapkan di angka Rp140 miliar.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  06:33 WIB
Penyumbang terbesar dari realisasi ini berasal dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). - Instagram @kementerian.atrbpn
Penyumbang terbesar dari realisasi ini berasal dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). - Instagram @kementerian.atrbpn

Bisnis.com, PEKANBARU — Badan Pendapatan Daerah Kota Pekanbaru menyatakan realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari 11 sektor pajak periode Januari 2021 sampai awal Maret 2021 telah mencapai Rp78 miliar.

Kepala Bapenda Kota Pekanbaru Zulhelmi Arifin menjelaskan dengan angka realisasi yang telah diraih tersebut, pihaknya berupaya agar dapat meraih target PAD di triwulan I/2021.

"Sampai saat ini PAD Pekanbaru dari 11 sektor pajak sudah terkumpul Rp78 miliar lebih. Kami akan upayakan agar dapat mencapai target triwulan satu," ujarnya dalam siaran pers, Kamis (4/3/2021).

Menurutnya pencapaian saat ini sekitar 60 persen dari target triwulan pertama 2021 yang sudah ditetapkan di angka Rp140 miliar.

Penyumbang terbesar dari realisasi ini berasal dari sektor pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB). Jumlah realisasi pajak pada sektor ini mencapai Rp21,2 miliar.

Kemudian pada sektor Pajak Penerangan Jalan (PPJ) sebesar Rp21,7 miliar. Lalu pajak restoran Rp14 miliar, pajak hotel Rp5,5 miliar, dan pajak reklame Rp5,5 miliar.

Selain itu pada Maret ini pihaknya memerkirakan bakal mendapatkan pemasukan dari pajak reklame, dengan nilai sekitar Rp3 miliar.

Sebelumnya Bapenda Pekanbaru menyatakan potensi PAD dari Pajak Bumi dan Bangunan pada tahun ini mencapai Rp171 miliar. Namun karena dampak pandemi dan dikeluarkannya kebijakan stimulus Covid-19 bagi wajib pajak, potensi tersebut turun menjadi Rp131 miliar.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau pekanbaru
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top