Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Karhutla di Sumbar Meluas Hingga Empat Daerah

Kondisi tiga hari terakhir ini ada 12 hot spot di wilayah Sumbar dan dalam kategori tingkat kepercayaan yang rendah.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 23 Februari 2021  |  21:40 WIB
Titik api pemicu kebakaran hutan dan lahan. - Ilustrasi
Titik api pemicu kebakaran hutan dan lahan. - Ilustrasi

Bisnis.com, PADANG - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Sumatra Barat meluas, terjadi di Kabupaten Agam, Limapuluh Kota, Pesisir Selatan, dan Padang Pariaman dengan cakupan total 30 hektare.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumbar Rumainur mengatakan adanya bencana karhutla di Sumbar itu disebabkan cuaca panas yang terjadi hampir merata di seluruh daerah.

"Dari 4 daerah itu, Kabupaten Agam yang terparah, tepatnya di Tanjung Mutiara. Sampai saat ini total lahan yang terbakar mencapai 25 hektar," katanya ketika dihubungi Bisnis di Padang, Selasa (23/2/2021).

Sementara untuk tiga daerah lainnya seperti Pesisir Selatan, Limapuluh Kota, dan Padang Pariaman, karhutla yang terjadi di sana luasnya rata-rata satu hingga dua hektar saja.

Kendati luas lahan yang terbakar di Sumbar sampai saat ini masih bisa dikendalikan yakni dengan penanganan yang maksimal dilakukan BPBD di masing-masing daerah, langkah antisipasi juga perlu dilakukan, terutama kesadaran bagi masyarakat dan petani.

"BPBD di daerah telah bergerak cepat dengan peralatan yang memadai. Kita dari Pemprov Sumbar turus memantau, dan bila BPBD di daerah membutuhkan penambahan alat maupun tenaga, kita dari BPBD Sumbar siap turun ke daerah," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kehutanan Sumbar Yozarwardi mengaku bahwa dalam kondisi suhu udara yang terbilang terasa sangat panas ini, potensi karhutla di wilayah Sumbar bisa terjadi. Untuk itu, pihaknya melakukan berbagai upaya supaya karhutla bisa diantisipasi.

"Sejauh ini dari pantauan sipongi, titik api (hot spot) yang berwarna merah di wilayah Sumbar belum terpantau. Tapi hot spot yang terpantau itu berwarna kuning, yang artinya tingkat kepercayaan terbilang rendah," katanya.

Dia menyebutkan dari pantuan sipongi yang dilakukan pagi dan sore, dari kondisi tiga hari terakhir ini ada 12 hot spot di wilayah Sumbar dan dalam kategori tingkat kepercayaan yang rendah.

Dimana 12 hot spot itu tersebar di Kabupaten Padang Pariaman, Agam, Limapuluh Kota, dan Kota Padang.

"Antisipasi yang kita lakukan itu melakukan patroli ke daerah-daerah rawan terjadi karhutla, seperti Kabupaten Pesisir Selatan, Limapuluh Kota, Pasaman Barat, Dharmasraya, Pasaman, dan Agam," jelasnya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar Karhutla
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top