Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Sumut Minta Bupati dan Wali Kota Terjun Siapkan Vaksinasi Covid-19

Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta seluruh bupati dan wali kota dari 33 kota dan kabupaten di Sumut turun tangan menangani persiapan vaksinasi Covid-19 di Sumut.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 08 Januari 2021  |  14:14 WIB
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memipin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama bupati/wali kota se-Sumut secara virtual dari Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41 Medan, Kamis (7/1 - 2021).
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi memipin Rapat Koordinasi Persiapan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 bersama bupati/wali kota se-Sumut secara virtual dari Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Sudirman No. 41 Medan, Kamis (7/1 - 2021).

Bisnis.com, MEDAN - Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi meminta seluruh bupati dan wali kota dari 33 kota dan kabupaten di Sumut turun tangan menangani persiapan vaksinasi Covid-19 di Sumut.

“Saya harap kepada bapak bupati dan wali kota nanti harus cek langsung kesiapan vaksinasi, tenaga vaksinator dan kebutuhan pendukung lainya, lakukan pengecekan fisik, dan pastikan tempat penyimpanan sesuai standar pengamanan vaksin,” kata Edy di Rumah Dinas Gubernur Sumut, Kamis (7/1/2021).

Ia juga meminta agar tiap kepala daerah meyakinkan warganya bahwa vaksin Sinovac yang diterima Sumut aman digunakan.

“Sampaikan ke rakyat kalau ini aman, untuk di Sumut saya yang akan pertama kali divaksin, kalau saya aman, seluruh bupati dan wali kota harus juga ikut divaksin,” tambahnya.

Adapun, vaksinasi direncanakan akan dimulai pada Kamis (14/1/2021) mendatang. Sasaran vaksinasi tahap ini adalah tenaga kesehatan (nakes).

Selain vaksinasi, tenaga kesehatan yang langsung melayani pasien covid-19 wajib melakukan pemeriksaan Swab PCR setiap dua minggu sekali. Nantinya, hasil Swab PCR akan dilaporkan ke Dinas Kesehatan Kabupaten atau kota masing-masing.

Edy menyatakan pemeriksaan Swab PCR bagi karyawan perkantoran, warga binaan masyarakat di Lapas, jamaah di rumah ibadah, serta orang-orang berstatus kontak erat dengan pasien Covid-19 juga akan diperketat.

Penelusuran kontak terhadap pasien Covid-19 akan dilakukan kepada 36 orang kontak eratnya.

Sementara itu, Wali Kota Tebingtinggi Umar Zunaidi Hasibuan meminta kepada Gubernur agar masyarakat yang hendak divaksin diperiksa dahulu kondisi kesehatannya.

“Kami banyak mendengar tentang beberapa persyaratan untuk dapat divaksin, apakah dia dari segi umur, dari segi alergi seseorang,. Untuk itu agar diperiksa dulu kesehatan calon orang yang akan divaksin,” katanya, Kamis (7/1/2021).

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut Covid-19
Editor : Ajijah
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top