Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Semen Baturaja (SMBR) Memeroleh Kredit Sindikasi Rp1,7 Triliun dari Lima Bank

PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) mendapat kredit sindikasi senilai total Rp1,7 triliun dari lima perbankan baik BUMN maupun bank pembangunan daerah atau BPD.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 14 Agustus 2020  |  12:30 WIB
Pegawai PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memanfaatkan sistem teknologi informasi untuk memantau penjualan dan distribusi produk perseroan.. - Istimewa
Pegawai PT Semen Baturaja (Persero) Tbk memanfaatkan sistem teknologi informasi untuk memantau penjualan dan distribusi produk perseroan.. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG -- PT Semen Baturaja (Persero) Tbk. (SMBR) mendapat kredit sindikasi senilai total Rp1,7 triliun dari lima perbankan baik BUMN maupun bank pembangunan daerah atau BPD.

Direktur Utama PT Semen Baturaja (Persero) Tbk, Jobi Triananda Hasjim, mengatakan dana yang diperoleh dari kredit sindikasi tersebut nantinya untuk pembiayaan kembali (repackaging) fasilitas kredit yang digunakan perseroan.

“Ini merupakan repackaging kredit dalam pembiayan pembangunan proyek Pabrik Semen Baturaja II yang sudah beroperasi sejak 2017 lalu,” katanya dalam keterangan resmi, Jumat (14/8/2020).

Adapun perbankan yang menjadi mandated lead arranger and bookrunner (MLAB) pada pemberian fasilitas kredit sindikasi ini adalah PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.

Bank pelat merah itu juga bertindak sebagai agen fasilitas, agen jaminan dan agen penampungan.

“Selain itu, perbankan lainnya yang juga terlibat dalam pemberian fasilitas kredit sindikasi ini adalah BPD,” kata Jobi.

Selain Bank Sumsel Babel, BPD lain yang ikut bergabung memberikan kredit kepada produsen semen tersebut, yakni Bank Jawa Barat dan Banten (BJB),  Bank Maluku dan Maluku Utara, serta Bank Bengkulu.

Dia menerangkan pihaknya melakukan pembayaran secara triwulan yang bakal dimulai pada November 2020. Adapun jangka waktu untuk pembayaran kembali kredit sindikasi tersebut adalah selama 11 tahun sejak penandatanganan perjanjian kredit.

Diketahui, Pabrik Semen Baturaja II telah berkontribusi terhadap produksi perseroan, dengan kapasitas produksi mencapai 1,85 juta ton per tahun.

Sementara total kapasitas produksi semen pabrik SMBR secara keseluruhan mencapai 3,85 juta ton per tahun.

“Produk yang kami hasilkan mulai dari ordinary portland cement (OPC) tipe I, II dan V, p portland compositecement (PCC) dan mortar,” ujarnya.

Jobi menambahkan di tengah pandemi Covid-19, SMBR tetap fokus untuk meningkatkan penjualan produk semennya di wilayah Sumatra Bagian Selatan, yang merupakan pasar basis perseroan.

“Selain itu kami gencar melakukan ekspansi ke wilayah pasar lainnya seperti di Pontianak, Kalimantan dan Riau,” katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen semen baturaja
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top