Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

4 Rumah di Batam Terbakar, Kerugian Ditaksir Rp 1 miliar

Kebakaran yang terjadi di Kampung Tua Tanjung Uma, Lubuk Baja, Batam pada Kamis (30/7) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB Menghanguskan 4 rumah warga. Sebanyak 35 orang dari 8 Kepala Keluarga (KK) semua harta benda mereka, kecuali pakaian yang melekat di badan mereka.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 30 Juli 2020  |  12:00 WIB
Anak-anak tengah melihat puing rumah warga yang dilalap api pada Kamis dini hari 30 Juli 2020. Sebanyak 35 orang kehilangan tempat tinggal akibat kejadian ini.  - Bisnis/Bobi Bani
Anak-anak tengah melihat puing rumah warga yang dilalap api pada Kamis dini hari 30 Juli 2020. Sebanyak 35 orang kehilangan tempat tinggal akibat kejadian ini. - Bisnis/Bobi Bani

Bisnis.com, BATAM - Kebakaran yang terjadi di Kampung Tua Tanjung Uma, Lubuk Baja, Batam pada Kamis (30/7) dini hari sekitar pukul 01.30 WIB Menghanguskan 4 rumah warga. Sebanyak 35 orang dari 8 Kepala Keluarga (KK) semua harta benda mereka, kecuali pakaian yang melekat di badan mereka.

Api yang membakar keempat rumah panggung ini, tidak menyisakan apapun selain susunan tongkat yang terbuat dari besi dan campuran semen.

Petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Batam yang melakukan pendataan, Zaimarni mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sementara kerugian terbakarnya rumah dan harta benda milik warga, ditaksir menyentuh angka Rp 1 miliar.

Saat ini, korban yang terdiri atas 15 laki-laki dan 20 perempuan ini ditampung di rumah milik warga yang berada dekat dengan lokasi kebakaran.

"Kami juga menyiapkan posko darurat untuk menerima bantuan dari masyarakat yang ingin berdonasi," kata Zaimarni saat ditemui di lokasi kebakaran Kamis (30/7/2020).

Nike Eta (28), salah satu warga yang menjadi korban dalam musibah kebakaran ini menuturkan, ia tidak sempat memikirkan harta benda karena fokus menyelamatkan 9 anggota keluarga yang tinggal bersamanya. Saat ini semua anggota keluarganya sudah diungsikan ke rumah warga di kampung ini.

Saat itu, Nike mengatakan dirinya baru selesai mencuci pakaian dan beristirahat sebentar sambil menonton TV. Ia memyadari adanya kebakaran ketika adiknya datang dari dapur rumahnya, berteriak karena melihat api yang sudah besar.

"Adik saya baru bangun, ia ke dapur dan ternyata melihat api yang sudah besar," kata Nike.

Warga lain yang juga menjadi korban kebakaran ini sudah didata petugas. Mereka berharap akan ada bantuan, sebab saat ini semua harta mereka telah habis dimakan api.

Semenatara itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Batam, Azman menuturkan, pihaknya mengalami kesulitan melakukan pemadaman karena lokasi rumah warga yang berada di tepi pantai ini sulit dijangkau.
4 mobil damkar dan 1 mobil tanki, agak kesulitan karena akses lokasi kebakaran ini.

Meski begitu, 20 petugas yang berjibaku bisa memadamkan api. Butuh waktu sampai sekitar 3 jam untuk menjinakkan api yang memakan bagian dinding rumah yang terbuat dari kayu dan beratap asbes ini.

Terkait dengan penyebab kebakaran sendiri, Azman mengaku belum mengetahui secara pasti.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam kebakaran
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top