Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Sektor Transportasi Sumsel Anjlok Terhadang Pandemi Covid-19

Sektor transportasi Sumatra Selatan selama kurun dua bulan, April--Mei 2020, tercatat anjlok di semua lini baik darat, laut maupun udara akibat pandemi Covid-19.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 01 Juli 2020  |  14:50 WIB
Suasana Stasiun Kertapati Palembang pada 2019 sebelum adanya penghentian perjalanan kereta lantaran kondisi pandemi Covid/19. bisnis/dinda wulandari
Suasana Stasiun Kertapati Palembang pada 2019 sebelum adanya penghentian perjalanan kereta lantaran kondisi pandemi Covid/19. bisnis/dinda wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Sektor transportasi Sumatra Selatan selama kurun dua bulan, April-Mei 2020, tercatat anjlok di semua lini baik darat, laut maupun udara akibat pandemi Covid-19.

Berdasarkan data yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatra Selatan, penumpang angkutan laut selama periode tersebut tercatat nihil. Sementara untuk angkutan udara, hanya 141 penumpang penerbangan internasional  dan 20.910 penumpang domestik. 

Adapun untuk angkutan penumpang kereta api tercatat nihil pada Mei 2020, sementara bulan sebelumnya hanya 14.786 penumpang. 

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyuningsih mengatakan, pandemi Covid-19 mengakibatkan tidak beroperasinya angkutan laut dan kereta api. Sementara untuk transportasi udara ada penutupan akses penerbangan pada April 2020.

“Angkutan udara masih ada ‘nafas’ di penerbangan domestik, sementara untuk moda kapal dan kereta api sama sekali tidak mengangkut penumpang,” katanya, Rabu (1/7/2020).

Endang memaparkan pihaknya mencatat jumlah penumpang dari 3 pintu utama sektor transportasi tersebut, yakni Bandara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang, Pelabuhan Boom baru Palembang dan Stasiun Kertapati Palembang.

Dia mengatakan penutupan akses untuk penumpang di 3 moda transportasi tersebut sebagai upaya pengelola untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperpanjang pemberhentian 5 perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Stasiun Kertapati sampai 31 Juli 2020.

Manager Humas Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan, perpanjangan pembatalan perjalanan kereta api dilakukan PT KAI dengan mempertimbangkan situasi tingkat penyebaran Covid-19 yang masih bertambah.

“Sebelumnya penghentian perjalanan dilakukan sampai 30 Juni 2020, namun mengingat perkembangan Covid-19 yang masih bertambah, kami putuskan untuk diperpanjang,” katanya beberapa waktu lalu.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Inflasi sumsel Inflasi Sumsel
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top