Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Covid-19: Pemkab OKI Fasilitasi Warga Tak Mampu Jalani Isolasi

Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, siap memfasilitasi warganya yang tak mampu melakukan isolasi mandiri.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 19 Mei 2020  |  10:59 WIB
Ilustrasi-Warga OKI yang menjadi ODP menjalani isolasi di ODP Center Teluk Gelam. - Istimewa
Ilustrasi-Warga OKI yang menjadi ODP menjalani isolasi di ODP Center Teluk Gelam. - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatra Selatan, siap memfasilitasi warganya yang tak mampu melakukan isolasi mandiri terkait Covid-19

Sebelumnya Pemda Ogan Komering Ilir (OKI) sudah menyiapkan Gedung Diklat Teluk Gelam sebagai fasilitas karantina terpusat untuk penanganan wabah Corona.

Bupati OKI Iskandar mengatakan isolasi mandiri memang tidak mudah terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

“Ketika harus isolasi di rumah tentu ada konsekuensi dan risiko menulari kontak erat, soal pangan dan vitamin tentu memberatkan,” kata Iskandar, Selasa (19/5/2020).

Oleh karena itu, Bupati mengundang Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pelaku Perjalanan Wilayah Terjangkit (PPT) untuk melakukan isolasi terpusat di ODP center Teluk Gelam.

“Kami fasilitasi, ada ruangan representatif, makan-minum, suplemen tambahan, dan layanan kesehatan gratis lainnya,” kata Iskandar.

Iskandar memproyeksi kawasan wisata Teluk Gelam menjadi pusat penyembuhan bagi pasien Covid-19.

Selain ODP Center yang sudah eksis, Hotel Kembar Teluk Gelam juga sedang direnovasi untuk dijadikan PDP Center.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten OKI Iwan Setiawan mengatakan sejak dibuka, ODP Center Teluk Gelam telah melayani 34 orang baik ODP maupun PPT.

“Alhamdulilah sejak mengikuti isolasi terpusat di sini [ODP Center] semuanya dinyatakan sehat dan negatif Covid-19,” kata Iwan.

Menurut Iwan, selain pelayanan kesehatan rutin yang diberikan, kesembuhan pasien yang diisolasi tercapai berkat kebersamaan antara tenaga medis dan sesama warga karantina.

Pihaknya menyiapkan jadwal rutin semasa karantina seperti senam pagi, agar mereka nyaman selama mengikuti isolasi.

Kini semua pasien isolasi terpusat sudah dipulangkan, meski demikian gedung ini tetap disiagakan untuk layanan isolasi terpusat lainnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel Virus Corona
Editor : Saeno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top