Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Virus Kolera Babi Kini Telah Menyebar ke 16 Kabupaten di Sumut

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Mulkan Harahap mengatakan daerah yang terkena virus tersebut yakni Langkat, Tebing Tinggi, Siantar, Simalungun, Pakpak Bharat.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 22 November 2019  |  19:40 WIB
Antisipasi penyebaran Virus Hog Cholera Babi, petugas menyiram cairan disinfektan - Antara
Antisipasi penyebaran Virus Hog Cholera Babi, petugas menyiram cairan disinfektan - Antara

Bisnis.com, JAKARTA - Virus hog cholera atau kolera babi kini telah menyebar ke 16 Kabupaten di Sumatera Utara, bertambah lima dari sebelumnya hanya di 11 Kabupaten. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan Mulkan Harahap mengatakan daerah yang terkena virus tersebut yakni Langkat, Tebing Tinggi, Siantar, Simalungun, Pakpak Bharat.
 
Selanjutnya, Dairi, Humbang Hasundutan, Deli Serdang, Medan, Karo, Toba Samosir, Serdang Bedagai, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, dan Samosir.

"Yang paling tinggi masih di Deli Serdang sebanyak 3276 ekor, dan paling sedikit di Siantar ada 3 ekor," katanya, Jumat (22/11/2019).
 
Dalam hal ini kata Mulkan, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut sudah menyampaikan laporan tertulis kepada Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tentang situasi penyakit yang menyerang babi di Sumut.
 
Gubernur Sumut, kata dia, juga sudah membuat surat kepada Menteri Pertanian tentang hal yang sama, baik itu secara klinis, epidemologi dan hasil laboratorium.
 
"Sudah sampai ke Menteri. Kita tunggu dari Menteri. Menurut aturan yang berhak menyampaikan itu Menteri," ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

babi

Sumber : Antara

Editor : Andhika Anggoro Wening
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top