Gubernur Sumut Ajak Arsitek Terlibat Penuh dalam Pembangunan

Pembangunan Sumatra Utara memerlukan kontribusi dari kalangan arsitektur, kata Gubernur Sumut Edy Rahmayadi.
Asteria Desi Kartika Sari
Asteria Desi Kartika Sari - Bisnis.com 22 Agustus 2019  |  17:23 WIB
Gubernur Sumut Ajak Arsitek Terlibat Penuh dalam Pembangunan
Gubernur Sumatra Utara Edy Rahmayadi - Antara/Wahyu Putro

Bisnis.com, MEDAN – Pemerintah Provinsi Sumatra Utara berencana membangun berbagai fasilitas umum dan infrastruktur. Untuk itu, keterlibatan para arsitek sangat diperlukan untuk memastikan pembangunan terlaksana sesuai rencana dan berkualitas.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan peran arsitek sangat penting, apalagi untuk perencanaan pembangunan.

“Karena selain ilmu mereka eksakta, tetapi juga ada unsur seninya. Sehingga kita perlu kerja sama. Jadi saya ingin anda (Asosiasi Arsitek Indonesia) masuk ke dalam (membantu pemerintah), banyak yang mau kita bangun,” ujar Edy dalam Raker Ikatan Arsitek Indonesia, melalui keterangan resmi, Kamis (22/8/2019).

Hadir di antaranya perwakilan pengurus IAI Nasional Denny Iwan Setyawan dan Ketua IAI Sumut Boy Brahmawanta Sembiring serta jajaran pengurus lainnya. Sementara itu, mendampingi Gubernur, Kadis Bina Marga dan Bina Konstruksi Effendy Pohan, Kadispora Baharuddin Siagian, Kadis SDA, Cipta Karya dan Tata Ruang Alfi Syahriza dan Kepala Bappeda Sumut Hasmirizal Lubis.

Edy mengatakan beberapa fasilitas umum hingga penataan kawasan dari berbagai lintas sektoral kedinasan akan dibangun seperti pembangunan pusat olahraga, rumah sakit, infrastruktur perkotaan, hingga jalan dan jembatan. Untuk itu, diperlukan dukungan banyak pihak dalam memastikan proyek tersebut dapat berjalan sesuai dengan rencana sekaligus terawasi pelaksanaannya.

Dia menambahkan saat ini kondisi jembatan di Sumut kurang baik. Setelah mendatangkan arsitek dari luar Sumut. Setelah diperiksa, ternyata sarana dimaksud, perlu dibongkar dengan segala persoalan kerusakan yang terjadi.

“Saya minta anda yang berilmu ini diikutkan. Soalnya ilmu kita berbeda, Anda membangun, sementara ilmu saya dulu bagaimana menghancurkan bangunan (ilmu peperangan),” sebut Edy.

Dia mengatakan beberapa rencana pembangunan telah disiapkan seperti pusat olahraga, pembangunan sarana transportasi dan infrastruktur di Kota Medan, pembangunan Rumah Sakit Haji Medan, tempat pengolahan sampah dan lainnya.

Edy Rahmayadi meminta setelah kegiatan Rakerpov tersebut, kemampuan dan keahlian harus diimplementasikan bersama. Semua pihak harus mendukung untuk membangun Sumut.

“Saya pernah tanya berapa potensi pendapatan di Sumut ini ke orang Jerman. Jawabannya Rp80 triliun. Kalau sebesar itu, tentu kita tak lagi ribut soal gaji rendah. Makanya, mereka harus diikutkan, jangan asal bangun saja untuk jalankan proyek. Arsitek harus dilibatkan, tetapi jangan juga nanti jadi curang,” paparnya.

Ketua IAI Sumut Boy Brahmawanta Sembiring menyebutkan bahwa saat ini masalah pembangunan memang mengarah kepada model yang asal jadi (asjad). Karena itu harus dapat dipastikan agar proyek yang akan dan tengah dijalankan bisa berkualitas dan sesuai perencanaan.

“Namun, memang untuk perda seperti bangunan, itu kewenangannya ada di kabupaten/kota. Tetapi yang diperlukan adalah koordinasi dari Gubernur untuk mengakomodaso semua,” katanya.

Boy juga mengklaim bahwa untuk bangunan atau rancang bangun hingga pengawasannya, arsitek cukup siap untuk itu. Saat ini di Sumut, sudah ada 11 orang arsitek yang memiliki lisensi. Dengan demikian, Sumut tidak perlu mengimpor konsultan (arsitek) dari luar, karena di dalam daerah saja sudah ada dan berkualitas.

“Untuk menjaga itu (integritas), kita akan terus lakukan pembinaan dan penguatan. Sehingga bukan semata-mata soal uang, tetapi juga kualitas dan hitungan kita. Sedikit saja kita tidak memberikan yang terbaik, itu sudah koruopsi bagi kita. Jadi kita komitmen mendukung apa yang diharapkan Gubernur,” ujarnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
arsitektur, sumatra utara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top