Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangunan Gedung Perawatan Garuda-Lion di Batam Dimulai

Rencana investasi Garuda Indonesia (GI) bersama Lion Air Group untuk pembangunan maintenance, repair and overhaul (MRO) pesawat akan direalisasikan.
Bobi Bani
Bobi Bani - Bisnis.com 13 Agustus 2019  |  15:43 WIB
Petugas melintas di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (9/4). - JIBI/Dwi Prasetya
Petugas melintas di Bandara Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau, Minggu (9/4). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, BATAM — Rencana investasi Garuda Indonesia (GI) bersama Lion Air Group untuk pembangunan maintenance, repair and overhaul (MRO) pesawat akan direalisasikan.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim Batam, Suwarso, menuturkan Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, rencananya akan melakukan peletakan batu pertama investasi di kawasan Bandara Internasional Hang Nadim Batam ini pada Rabu (14/8/2019).

"Rencananya, Rusdi Kirana juga akan hadir. Ada beberapa kegiatannya di Batam besok," kata Suwarso di Batam pada Selasa (13/8/2019).

Selain peletakan batu pertama pembangunan MRO di Hanggar Batam Aer Teknik (BAT) Bandara Hang Nadim, Menko Perekonomian Darmin Nasution juga akan menyaksikan penandatanganan kerja sama pengembangan perawatan pesawat antara BAT dan Garuda Maintenance Facility (GMF). Kemudian penandatanganan kerja sama antara BAT, GMF, dan Aircraft Maintenance Training Organization (AMTO).

Ada juga penandatanganan kerja sama pembangunan pabrik vulkanisir ban pesawat, yang dilanjutkan dengan peresmian pengoperasian Kirana Angkasa Polytechnic (KAP).

Join investasi MRO antara GI dan Lion Air Group dilakukan di lokasi hanggar milik Lion Air Group saat ini. Hanya saja, luas hanggar yang sebelumnya berada di angka 12 hektare akan diperluas menjadi 24 hektare.

"Sekarang sudah beroperasi, tapi nanti akan dikembangkan jadi 24 hektare. Mereka kerja sama pengembangan pembangunan tersebut," kata Suwarso lagi.

Sementara itu, Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Edy Putra Irawadi mengharapkan pengembangan industri penerbangan di Batam, akan menaikkan nilai investasi dan mendorong investor lain masuk Batam.

Sebelumnya, Corporate Communication GMF Aero Asia, M Rivan Aulia mengatakan, kerja sama yang dilakukan GMF, bukan dengan Lion Air, namun dengan anak perusahaannya, BAT yang sudah beroperasi di Batam.(K41)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

batam hang nadim
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top