APJI Dukung Usaha Kuliner Non UMKM Pakai Bright Gas

Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia atau APJI melakukan deklarasi dukungan penggunaan elpiji non subsidi kepada pelaku usaha kuliner non UMKM.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 25 Juli 2019  |  16:52 WIB
APJI Dukung Usaha Kuliner Non UMKM Pakai Bright Gas
Bright Gas 5,5 Kg - Dok. Pertamina

Bisnis.comPEKANBARU -- Asosiasi Pengusaha Jasa Boga Indonesia atau APJI melakukan deklarasi dukungan penggunaan elpiji non subsidi kepada pelaku usaha kuliner non UMKM.

"Deklarasi ini menjadi gerakan perubahan supaya mendorong pelaku usaha kuliner non UMKM menggunakan elpiji non subsidi. Khususnya Bright Gas," ucap Ketua DPP APJI Pusat, Iden Gobel Kamis (25/7/2019).

Menurut laporan Statistik Rumah Makan terbitan BPS tahun 2015, sejumlah 25,4 persen restoran yang ada di Riau masuk dalam kelompok usaha menengah dan besar. Rerata pendapatan restoran skala menengah dan besar di Riau mencapai 3,1 miliar rupiah per tahun.

Kepedulian dan kesadaran kelompok masyarakat mampu untuk beralih menggunakan elpiji non subsidi terus digaungkan Pertamina, pemda dan pemangku kepentingan lain. 

"Ini merupakan kali pertama deklarasi penggunaan elpiji non subsidi oleh pengusaha kuliner di Riau. Kami mengapresiasi dan mendukung penuh komitmen APJI untuk makin menggalakkan penggunaan elpiji non subsidi bagi anggotanya," tutur Roby Hervindo, Unit Manager Communication & CSR Pertamina.

Roby menambahkan, Pertamina mewajibkan pangkalan yang menjual elpiji 3 kg untuk juga menyediakan Bright Gas 5,5 kg. Sejak diluncurkan pada 2017 lalu, lebih dari 78.100 tabung Bright Gas 5,5 kg tersebar di Riau.

Khusus di Pekanbaru, konsumsi Bright Gas 5,5 kg mencapai lebih dari 14.100 tabung setiap bulannya. “Kami targetkan distribusi Bright Gas di Pekanbaru mencapai 17.000 tabung per bulan," kata Roby.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
riau, elpiji, Bright Gas

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top