Pembiayaan Multiguna WOM Finance di Sumsel Melonjak

WOM Finance mencatat produk pembiayaan multiguna melonjak signifikan pasca Lebaran 2019 atau seiring tahun ajaran baru di wilayah Sumatra Selatan.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  19:05 WIB
Pembiayaan Multiguna WOM Finance di Sumsel Melonjak
Petugas WOM Finance Cabang Palembang melayani nasabah di kantor baru yang terletak di Jalan Angkatan 45 Kota Palembang - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG –PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk atau WOM Finance mencatat produk pembiayaan multiguna melonjak signifikan pasca Lebaran 2019 atau seiring tahun ajaran baru di wilayah Sumatra Selatan.
 
Business Unit Head WOM Finance Regional Sumatra Bagian Selatan (Sumbagsel), Andreas Aditya, mengatakan kenaikan pembiayaan untuk produk multiguna mencapai 20% dibanding kondisi normal.
 
“Ini [tahun ajaran baru sekolah] adalah momen yang kami tunggu karena permintaannya memang naik. Apalagi setelah Lebaran, orang butuh dana banyak terutama untuk anak sekolah,” katanya di sela peresmian Kantor Business Unit Regional Sumbagsel di Jalan Angkatan 45, Kota Palembang, Rabu (10/7/2019).
 
Andreas mengatakan perseroan bahkan secara internal telah melakukan persiapan untuk melayani permintaan dari nasabah  terhadap pembiayaan multiguna dengan produk MotorKu dan MobilKu.
 
Menurut dia, produk multiguna berkontribusi sekitar 40% terhadap total penyaluran pembiayaan WOM Finance di Sumsel yang sekitar Rp60 miliar per bulan.
 
“Selebihnya kami masih mengandalkan pembiayaan untuk sepeda motor dengan berbagai merek, tak hanya Honda tapi juga Yamaha, Suzuki dan Kawasaki,” katanya.
 
Andreas melanjutkan pihaknya optimistis bisnis pembiayaan di Sumsel dapat melaju kencang pada Semester II/2019 sehingga target pertumbuhan sebesar 10%--15% dapat tercapai pada tahun ini.
 
Dalam kesempatan yang sama, Direktur WOM Finance Zachria Susantadiredja menambahkan industri pembiayaan secara nasional memang diperkirakan tumbuh positif pada paruh kedua tahun ini.
 
“Industri sudah mulai fokus pada semester II meski tantangannya masih cukup tinggi namun kami optimistis WOM Finance dapat tumbuh positif,” katanya.
 
Menurut Zachria, Wilayah Sumbagsel sendiri menyumbang sekitar 7%--8% terhadap portofolio bisnis pembiayaan perseroan secara nasional yang mencapai total Rp8 triliun.
 
Sebelumnya, Kepala Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Regional 7 Sumbagsel, Panca Hadi Suryatno, mengatakan kinerja industri pembiayaan di Sumsel menunjukkan peningkatan.
 
“Pembiayaan yang disalurkan mencapai Rp12,33 triliun per April 2019 atau naik dari periode yang sama tahun lalu senilai Rp10,96 triliun,” katanya.
 
Panca menilai peningkatan kinerja itu juga dibarengi dengan turunnya NPL dari industri pembiayaan di Sumsel yang semula 2,6% menjadi 2,2%.
 
Adapun jumlah industri pembiayaan di Sumsel tercatat sebanyak 72 perusahaan yang tersebar di sejumlah daerah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
wom finance, sumsel

Editor : Rustam Agus

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top