Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

BNPB Minta Polri Tindak Tegas Pembakar Lahan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB meminta kepada aparat penegak hukum dari Kepolisian Republik Indonesia agar dapat menindak tegas pelaku pembakar hutan, termasuk di Provinsi Riau.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 10 Juli 2019  |  15:34 WIB
Kebakaran hutan dan lahan perkebunan sawit. - ANTARA/Aswaddy Hamid
Kebakaran hutan dan lahan perkebunan sawit. - ANTARA/Aswaddy Hamid

Bisnis.com, PEKANBARU -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB meminta kepada aparat penegak hukum dari Kepolisian Republik Indonesia agar dapat menindak tegas pelaku pembakar hutan, termasuk di Provinsi Riau.

Kepala BNPB Letjen Doni Monardo mengatakan jajaran Polri harus berani menegakkan hukum kepada para pembakar hutan.

"Jajaran Polri harus berani menegakkan hukum kebakaran hutan dan lahan, saya juga sudah sampaikan persoalan di lapangan kepada Kapolri Jenderal Tito Karnavian," katanya Rabu (10/7/2019).

Meski demikian, dia mengaku upaya penegakan hukum merupakan langkah terakhir, setelah sebelumnya dilakukan upaya persuasif dan mendorong kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan rawan kasus karhutla.

Dia mengaku upaya tegas aparat kepada pelaku pembakar hutan perlu diambil, mengingat 99 persen penyebab karhutla di Riau karena ulah manusia. Sehingga langkah penyelesaian masalah tersebut, adalah pendekatan kepada pelaku pembakar hutan dan lahan tersebut.

"Saya yakin masalah karhutla Riau bisa kita atasi, mari bersatu mengatasi masalah ini baik dari LSM, kampus, tokoh masyarakat, dan dunia usaha untuk mencegah kebakaran hutan di Riau," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Kabut Asap kebakaran hutan
Editor : M. Taufikul Basari
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top