Riau Optimistis Tol Pekanbaru-Dumai Rampung Akhir Tahun Ini

Pemprov Riau meyakini proyek strategis nasional tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer akan selesai pengerjaannya dan mulai dioperasikan akhir tahun ini.
Arif Gunawan | 01 Februari 2019 07:06 WIB
Plt Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim (duduk tengah) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan PT Hutama Karya (Persero) sebagai pelaksana proyek tol Pekanbaru-Dumai menggelar rapat koordinasi di kantor Hutama Karya di Pekanbaru, Riau untuk membahas masalah pembebasan lahan, Jumat (22/6). - Bisnis/Arif Gunawan

Bisnis.com, PEKANBARU -- Pemprov Riau meyakini proyek strategis nasional tol Pekanbaru-Dumai sepanjang 131 kilometer akan selesai pengerjaannya dan mulai dioperasikan akhir tahun ini.

Gubernur Riau Wan Thamrin Hasyim mengatakan saat ini proses pembebasan lahan dan pembangunan tol di wilayahnya tidak bermasalah lagi, dan tinggal proses pengerjaan fisik yang bakal terus dikebut kontraktor.

"Terima kasih kepada PT Hutama Karya, karena kami sudah merepotkan, HK ini bukan bawahan kami tapi kami mau mendengar langsung bagaimana perkembangan, juga sebagai pengguna jalan tol ini nanti," kata Wan Thamrin saat meninjau progres proyek tol Pekanbaru-Dumai, Rabu (31/1/2019).

Dia mengaku cukup senang dengan laporan HK, bahwa progres jalan tol menunjukkan perkembangan yang baik, tanpa masalah besar yang menghambat.

Misalnya untuk seksi I yang menghubungkan Pekanbaru-Minas, dengan panjang jalur tol mencapai 9,5 kilometer, untuk proses pembebasan lahan sudah 95% dan pengerjaan fisik sudah teraspal sepanjang 8 kilometer.

Wan meminta kepada semua pihak terkait proyek tol, agar dapat bekerja sebaik-baiknya dan sesuao target yaitu dapat menyelesaikan proyek tersebut akhir tahun ini.

"Saya akan berhenti sebagai gubernur 20 Februari nanti, pergantian pemimpin itu biasa, tapi pembangunan harus terus berlanjut, walau saya tidak menyangka betapa berat pekerjaan di proyek ini," katanya.

Sementara itu Pimpro Seksi I dan II Tol Pekanbaru-Dumai Bambang mengatakan untuk di seksi I pembebasan lahan tinggal 500 meter dan sudah berproses di pengadilan, sedangkan seksi II tinggal proses pinjam pakai lahan sepanjang 7,5 kilometer dan sedang berjalan di Kemen LHK.

"Seksi I dan II tidak ada masalah besar lagi, tinggal proses berjalan di pusat soal pinjam pakai lahan kehutanan, dan sisanya kami teruskan pengerjaan fisik saja," katanya.

Tag : jalan tol, riau, proyek infrastruktur
Editor : Mia Chitra Dinisari

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top