Meulaboh, Aceh Barat, Dibanjiri Durian

Komoditas durian dari berbagai daerah "membanjiri" seputar Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat.
Newswire | 29 November 2018 20:49 WIB
Pedagang musiman menata buah durian ke dalam mobil angkutan saat musim panen di Desa Gunong Panah, Bubon, Aceh Barat, Aceh. - Antara/Syifa Yulinnas

Bisnis.com, MEULABOH – Komoditas durian dari berbagai daerah "membanjiri" seputar Kota Meulaboh, ibu kota Kabupaten Aceh Barat, seiring dengan panen raya buah yang menjadi primadona sebagian masyarakat Aceh itu.

"Durian ini berasal dari Ie Mirah, Kabupaten Aceh Barat Daya. Kami datang berempat dengan tujuan memang ke Meulaboh," kata Amri, pedagang buah durian dari Kabupaten Abdya, saat ditemui di Meulaboh pada Kamis (29/11/2018).

Harga durian yang dibawanya berfaririasi, mulai dari Rp20.000 hingga Rp35.000 per buah, tergantung pada ukuran, tetapi pembeli dapat pemotongan harga lebih murah apabila membeli secara borongan.

Durian berasal dari daerahnya tersebut tidak berani diklaim bagus karena tidak bisa dibuktikan secara per unit, tetapi dari beberapa pembeli yang meminta langsung dibelah di tempat, tidak ada yang kecewa.

Dia optimistis saat menjual buah durian yang ditumpuk di Jalan Nasional dekat jembatan besi (jembes) Meureubo itu, pelangan datang berhenti silih berganti sehingga dua tumpukan besar berjumlah 150 buah habis dalam waktu 4 jam hingga 5 jam.

"Kami datang bawa masing - masing, saya sendiri 200 buah, teman lain ada yang 100 ada juga yang bawa dengan mobil dengan jumlah sampai 2.000 buah. Kadang tidak semua habis sehari, karena hujan beberapa malam ini," jelasnya.

Sementara itu, pedagang lain, Samsul, menyampaikan menjual durian di Meulaboh tidak sesulit menjual di daerahnya, sebab di sana banyak durian lokal dan warga banyak juga memiliki pohon durian.

"Kalau di Meulaboh kan, banyak orang kota sehingga pasti membeli. Harga kami jual tidak begitu mahal, kadang kalau hujan diminta borongan sekalian bisa potong harga sampai setengah, yang penting barang habis," ucapnya.

Terkadang yang membuat pedagang sedikit lesu karena nilai tawar masyarakat yang sedikit memotong harga, namun sebagai pedagang tetap memikirkan keuntungan, sedikit saja dapat untung barang langsung dilepas.

Para pedagang juga mengaku membersihkan sampah kulit durian yang dibelah di lokasi oleh beberapa pembeli, karena hal tersebut sudah ada yang mengingatkan agar tempat mereka berjualan tidak ditutup.

Pedagang buah durian seputar Meulaboh dapat dijumpai terutama saat malam hari di sepanjang titik ruas badan Jalan Nasional dan Jalan Imam Bonjol dan jalan Sisinga Magaraja masih seputar Kecamatan Johan Pahlawan.

Sumber : Antara

Tag : aceh, durian
Editor : M. Syahran W. Lubis

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top