KPU Percepat Distribusi Logistik Pemilu di Sumut

KPU Sumatra Utara (Sumut) menyebut distribusi logistik Pemilu 2024 ke tingkat kecamatan di Sumut mencapai 83,75%.
Sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menyiapkan surat suara saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum 2024./Antara
Sejumlah petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) menyiapkan surat suara saat simulasi pemungutan dan penghitungan suara Pemilihan Umum 2024./Antara

Bisnis.com, MEDAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatra Utara (Sumut) menyebut distribusi logistik Pemilu 2024 ke tingkat kecamatan di Sumut mencapai 83,75%. 

Anggota KPU Sumut Robby Effendi mengatakan kebutuhan logistik pemilu tersebut juga secara bertahap disalurkan ke kelurahan.

Sehari menjelang pencoblosan, KPU Sumut berupaya mempercepat penyaluran logistik agar dapat mendukung penyelenggaraan pemilu di Sumut.

"Per Senin (12/2/2024) malam sudah 83,75% kotak suara yang didistribusikan ke kecamatan. Sementara dari kecamatan ke kelurahan/desa baru 16,96% kotak suara yang disalurkan dan hari ini wajib selesai semua distribusinya," kata Robby saat dihubungi Selasa, (13/2/2024).

Robby mengatakan, Sumatra Utara mendapat alokasi logistik kotak suara pemilu sebanyak 229.375 item. Kotak suara tersebut akan didistribusikan ke 45.875 tempat pemungutan suara (TPS).

Dikatakan Robby, sejauh ini distribusi logistik Pemilu 2024 ke 33 kabupaten/ kota se Sumut berjalan terkendali, termasuk ke daerah-daerah yang sulit dijangkau.

Ia menyebut, dari pendataan yang dilakukan KPU, setidaknya terdapat 142 TPS yang berpotensi susah ditempuh dikarenakan terletak di kawasan kepulauan dan rawan ombak besar/ badai.

Ke-142 TPS tersebut terletak di 7 kecamatan di Kabupaten Nias Selatan, yakni Kecamatan Hibala, Pulau-Pulau Batu, Pulau-Pulau Batu Timur, Simuk, Pulau Pulau Batu Barat, Pulau Pulau Batu Utara dan Kecamatan Tanah Masa.

Selain kondisi alam, jarak tempuh dan kondisi medan diungkap Robby juga menjadi hambatan dalam pendistribusian logistik pemilu di Sumut.

Ia mengatakan, ada dua TPS di Kabupaten Tapanuli Tengah yang harus ditempuh melewati danau dengan menggunakan sampan kurang lebih selama 4 jam perjalanan.

Begitupun dengan beberapa TPS di daerah terpencil lain di Sumut seperti satu TPS di Dusun Bungus, Humbang Hasundutan, di mana logistik pemilu harus dipikul tim sejauh kurang lebih 10 kilometer menuju lokasi.

"Strategi mitigasi yang sudah kita lakukan, tentu distribusi logistik ke daerah tersebut lebih cepat dari jadwal rencana yang ditetapkan. Untuk antisipasi potensi hambatan seperti bencana badai dan sebagainya, kami sudah berkoordinasi dengan TNI/POLRI melalui KPU RI untuk dapat bantuan fasilitasi Kapal dan Speed boat, namun sejauh ini distribusi ke daerah dimaksud tidak terkendala," kata Robby.

Berdasarkan laporan yang diterima pihaknya, kebutuhan logistik untuk penyelenggaraan pemilu di Nias Selatan, kata Robby, telah tiba sejak 8 Februari lalu di kecamatan.

Ia pun memastikan keamanan logistik tersebut, hingga didistribusikan pada 13 Februari ke TPS-TPS.

"Kami pastikan aman dan tersimpan dengan baik di kantor camat/lurah desa setempat. Ada personel kami yang menjaga 24 jam dan ada pula polisi dan TNI yang bertugas menjaga keamanan logistik ini. Seperti yang saya lihat di Binjai waktu itu dan hari ini wajib sudah terdistribusi semua," pungkasnya. (K68)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Delfi Rismayeti
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper