Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Kabut Asap di Sumbar Semakin Tebal, Kualitas Udara Naik ke Level Sedang

Terdapat beberapa daerah Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan yang memiliki nilai maksimum di atas ambang batas baik.
Warga melintas di depan alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada di halaman Kantor Gubernur Sumatra Barat, Selasa (3/10/2023). Data ISPU menunjukkan PM10 di Kota Padang pada hari ini pada level sedang./Bisnis-Muhammad Noli Hendra.
Warga melintas di depan alat Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada di halaman Kantor Gubernur Sumatra Barat, Selasa (3/10/2023). Data ISPU menunjukkan PM10 di Kota Padang pada hari ini pada level sedang./Bisnis-Muhammad Noli Hendra.

Bisnis.com, PADANG - Kabut asap masih melanda wilayah Provinsi Sumatra Barat hingga Selasa (3/10) dengan kualitas udara berada pada level baik dan sedang berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU).

Kepala Stasiun Pemantau Atmosfer Global (GAW) Bukit Koto Tabang Sugeng Nugroho mengatakan kendati sebagian besar wilayah Sumbar berada pada kategori baik."Namun terdapat beberapa daerah Sijunjung, Dharmasraya, Solok Selatan yang memiliki nilai maksimum di atas ambang batas baik," katanya, Selasa (3/10/2023).

Sugeng menyampaikan kabut asap yang melanda Sumbar ini akibat dari asap kiriman akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di provinsi tetangga yakni Jambi, Bengkulu, dan Riau.

Sementara melihat pada kondisi di Sumbar, dari hari sebelumnya terpantau 20 titik hotspot, namun pada hari Selasa (3/10) ini hotspot terpantau hanya 7 titik. Dari 7 hotspot itu, potensi terjadinya kebakaran hutan dan penyebabkebakaran hutan di sebagian besar wilayah Sumbar di level rendah hingga sangat tinggi.

"Level sangat tinggi berada pada wilayah Mentawai, Dharmasraya, Sijunjung, Pesisir Selatan," sebutnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper