Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Pemprov Sumut Komitmen Tingkatkan Pelayanan di Bidang Investasi

Pemprov Sumut berkomitmen perbaiki alur dan sarana prasarana terkait perizinan investasi demi meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi/Bisnis
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi/Bisnis

Bisnis.com, MEDAN - Pemerintah Provinsi Sumatra Utara (Pemprov Sumut) berkomitmen perbaiki alur dan sarana prasarana terkait perizinan investasi demi meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi daerah.

"Begitu sulit orang izin di Sumut ini. Padahal izin untuk berbuat. Izin utk investasi, izin utk membangun," ujar Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas, Jumat (16/12/2022).

Sementara pada kesempatan yang sama Kepala Inspektorat Sumut Lasro Marbun mengatakan bahwa segala jika terdapat perizinan yang berbelit, prilaku menyimpang, dan menyalahi kewenangan akan langsung ditindaknya.

"Apalagi hari ini Gubernur bersama Ketua Ombudsman dan KPK kembali menegaskan bahwa perizinan itu hak masyarakat karena mereka yang membangun. Apalagi (kalau) mau investasi. Jadi sudah pasti terpadu, bahkan saya sebagai pembantu pak gubernur di bidang oengawasan sudah terus-menerus memantau perizinan di Sumatera Utara," ucap Lasro.

Menurut Lasro, investasi merupakan faktor fundamental yang menjadi barometer apakah pertumbuhan ekonomi daerah dapat bertumbuh atau tidak. Jika tidak ada investasi, maka tidak ada pertumbuhan ekonomi. Begitu kata Lasro.

"Sekarang langkah pertama kita adalah dengan perbaikan kantornya pada tahun 2023. Renovasi kantor supaya parkiran lebih luas, ada tempat pengaduan, ada tempat klaim, ada tempat untuk berkonsultasi. Kalau kantor sekarang udah jelek, itu salah satu bentuk komitmen kita di tahun 2023," tambah Lasro.

Lasro menyampaikan bahwa gubernur ingin manfaat investasi benar-benar dirasakan masyarakat melalui peningkatan kinerja, lalu lintas barang dan jasa, kemudian peningkatan terhadap pertumbuhan ekonomi, kesadaran masyarakat dan terakhir tentu mengapresiasi kepada ketangguhan provinsi Sumatera Utata.

"Karena rumus dunia sekarang, tidak ada pertumbuhan ekonomi tanpa ada investasi baru. Jadi uang membentuk uang, melalui investasi," sambungnya.


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

Penulis : Ade Nurhaliza
Editor : Ajijah
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper