Bulog Pastikan Stok Beras di Sumsel Aman Hingga 7 Bulan Mendatang

Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel Eko Hari Kuncahyo mengatakan ketersediaan beras di gudang Bulog bisa memenuhi kebutuhan hingga 7 bulan ke depan.
Pekerja berada di gudang Bulog di Jakarta, Rabu (2/9/2020). Bisnis/Nurul Hidayat
Pekerja berada di gudang Bulog di Jakarta, Rabu (2/9/2020). Bisnis/Nurul Hidayat

Bisnis.com, PALEMBANG -- Badan Urusan Logistik Divre Sumatra Selatan dan Bangka Belitung (Sumsel Babel) memastikan stok bahan pokok diwilahnya dalam kondisi aman.

Kepala Perum Bulog Divre Sumsel Babel Eko Hari Kuncahyo mengatakan ketersediaan beras di gudang Bulog bisa memenuhi kebutuhan hingga 7 bulan ke depan.

"Stok beras aman. Stok kita hingga bulan-bulan berikutnya kondisinya aman. Masyarakat tidak perlu khawatir," ujarnya, Kamis (1/12/2022).

Menurut Eko, beras tersebut disimpan dan diawasi kualitasnya di gudang penyimpanan milik Bulog. Sehingga pihaknya memastikan kualitas beras Bulog baik dan terjaga.

Selain menjanjikan stok beras aman dan berlebih, Perum Bulog Divre Sumsel Babel turut menjamin berbagai komoditas seperti minyak goreng dan tepung terigu tersedia dalam jumlah yang cukup.

"Bahkan untuk stok daging beku juga kondisinya aman. Kami terus memantau semua stok yang ada di gudang," katanya.

Pihaknya juga sampai saat ini masih aktif melakukan operasi pasar di tempat keramaian. Seperti di pasar tradisional hingga di area perumahan.

Hal itu dilakukan untuk memudahkan masyarakat menjangkau atau membeli produk Bulog, juga sebagai upaya menstabilkan harga komoditas, sebab Bulog menjual produk dengan harga yang cukup murah dibanding harga pasar.

"Dengan stok kita yang melimpah, kita terus melakukan operasi pasar dan memang antusias masyarakat sangat besar," katanya.

Menurut dia, stok berbagai komoditas yang aman dan mencukupi dalam waktu panjang di Gudang Perum Bulog Divre Sumsel Babel turut mendorong kestabilan harga atau inflasi barang di Sumsel.

"Mudah-mudahan dengan ketersediaan beragam komoditas yang kita fasilitasi dapat menjaga angka inflasi di Sumsel," ujarnya. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Dinda Wulandari
Editor : Ajijah

Topik

Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper