Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Waduh! Camat Payakumbuh Sumbar Dicopot karena Konten Citayam Fashion Week

Viral seorang camat di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat dipecat karena buat konten Citayam Fashion Week.
Restu Wahyuning Asih
Restu Wahyuning Asih - Bisnis.com 07 Agustus 2022  |  18:44 WIB
Waduh! Camat Payakumbuh Sumbar Dicopot karena Konten Citayam Fashion Week
Tangkapan layar video TikTok milik seorang camat di Kota Payakumbuh yang dipecat karena konten Citayam Fashion Week - TikTok @dewi.centong
Bagikan

Bisnis.com, SOLO - Salah satu camat yang ada di Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, dicopot dari jabatannya karena mengunggah konten catwalk.

Camat tersebut mengunggah video catwalk ala Citayam Fashion Week di media sosial miliknya. Karena viral, video itu pun dikomentari oleh MUI Kota Payakumbuh.

Melalui akun TikTok @dewi.centong, camat tersebut bercerita awal mula dirinya diberhentikan dari jabatannya karena membuat konten Citayam Fashion Week.

"Aku seorang camat di kota Payakumbuh Sumatera Barat pernah ikutan membuat video viral ala2 Citayam Fashion Week dengan nama Payakumbuh Fashion Week maksud hati hanya sebagai konten2 biasa aja, tanpa ada maksud melanggar norma2 agama atau adat istiadat Minang Kabau kemudian di komenlah oleh salah satu lembaga MUI Kota Payakumbuh" tulisnya sebagai keterangan video.

Menurut sang camat, pemecatan dirinya tidaklah objektif. Pasalnya MUI dinilai tak bersikap sama dengan daerah lainnya.

"Tapi yang anehnya daerah lain di Sumatera Barat yang membuat video seperti ini tidak dikomen sama sekali," lanjutnya.

Diketahui, MUI Kota Payakumbuh berkomentar mengenai camat yang melanggar norma dan adat Kota Minang Kabau.

Melalui akun @muipayakumbuh, sang camat dinilai tak sesuai dengan hukum Islam yang tumbuh di Kota Minang Kabau.

MUI pun menilai tak seharusnya sang camat membuat video tersebut karena ia adalah pejabat yang dinilai oleh masyarakat.

"Jika ibu bermaksud untuk mempromosikan Tenun Balai Panjang, maka tidaklah dengan cara "murahan" ala anak-anak Citayam itu pakaian Bundo Kanduang di Ranah Minang ini dipromosikan," tulis komentar MUI.

MUI Payakumbuh pun meminta sang camat untuk meminta maaf dan menghapus konten yang telah dibuatnya.

Hal ini pun akhirnya viral di media sosial hingga diunggah ulang oleh akun Instagram @lambe_turah pada Minggu (7/8/2022).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

camat sumatera barat mui Citayam Fashion Week viral
Editor : Restu Wahyuning Asih
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top