Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemprov Sumsel dan Polda Sumsel Sepakat Tertibkan Truk ODOL

Pemprov Sumatra Selatan dan Kepolisian Daerah atau Polda Sumatra Selatan meneken nota kesepahaman terkait penertiban truk over dimension over loading atau ODOL.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 14 Juni 2022  |  19:12 WIB
Penandatanganan Nota Kesepahaman di Mapolda Sumsel pada Agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman, Selasa (14/06).  - Istimewa
Penandatanganan Nota Kesepahaman di Mapolda Sumsel pada Agenda Penandatanganan Nota Kesepahaman, Selasa (14/06). - Istimewa

Bisnis.com, PALEMBANG – Pemprov Sumatra Selatan dan Kepolisian Daerah atau Polda Sumatra Selatan meneken nota kesepahaman terkait penertiban truk over dimension over loading atau ODOL.

Gubernur Sumatra Selatan (Sumsel) Herman Deru mengatakan aplikasi ODOL yang diluncurkan Polda Sumsel diharapkan dapat menertibkan truk yang kelebihan muatan tersebut.

“Truk ODOL kerap menjadi masalah dijalanan karena kelebihan beban akibatnya terjadi kecelakaan yang menekan korban jiwa,” katanya saat penandatanganan MoU bersama Polda Sumsel, Selasa (14/6/2022).

Deru mengemukakan, sebetulnya Pemprov Sumseljuga telah memiliki peraturan daerah (Perda) terkait kendaraan ODOL. Regulasi itu dibuat lantaran dampak dari kehadiran kendaraan itu sangat signifikan, mulai dari ruas jalan yang rusak,kerugian materi hingga nyawa.

Sementara itu Kapolda Sumsel Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan kendaraan ODOL merupakan masalah serius.

"Aplikasi ODOL ini akan menyikapi permasalahan itu sendiri. Pelanggaran ODOL harus dilakukan dari hulu sampai hilir," katanya.

Toni melanjutkan, dalam kesempatan yang sama, Polda Sumsel juga merilis layanan lainnya dalam bentuk aplikasi.

Terdapat tiga aplikasi layanan, yakni e-Patroli Gabungan, e-Pemetaan dan website rekam medik tahanan.

Dia memaparkan plikasi patroli gabungan bisa menjawab terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang lebih baik sehingga dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi Sumsel. 

Kemudian, aplikasi rekam medik tahanan bisa memantau jika ada tahanan yang mengidap penyakit menular, dapat terindetifikasi dengan cepat. Sehingga, ada pemisahan dan konsentrasi fokus penanganan. Terkait juga peristiwa yang tak terduga di dalam tahanan dapat terindentitfikasi. 

Selain itu untuk Penanganan isu-isu konflik agraria di wilayah Sumsel harus disikapi. Untuk itu Aplikasi e-Pemetaan akan memudahkan para pihak terkait dalam memantau mengontrol, membina, mengawasi dan menjaga kawasan kehutanan.

Toni mengatakan pihaknya berharap layanan tersebut dapat membawa kebaikan secara keseluruhan, serta terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih kondusif sehingga Sumsel menjadi daerah yang zero konflik. (M08/M07)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumsel Truk ODOL
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top