Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BPD Riau Kepri, BPD Pertama Launching BI FAST Se-Sumatera dan Bank Pertama Se-Nasional Multi-tenancy Infrastruktur Sharing

Bank Riau Kepri menjadi BPD pertama yang melakukan launching BI FAST Se-Sumatera dan Bank pertama Se-Nasional Multi-tenancy Infrastruktur sharing.
Media Digital
Media Digital - Bisnis.com 30 Mei 2022  |  20:02 WIB
BPD Riau Kepri, BPD Pertama Launching BI FAST Se-Sumatera dan Bank Pertama Se-Nasional Multi-tenancy Infrastruktur Sharing
Foto: dok. Bisnis - Arief Hermawan P

Bisnis.com, RIAU - PT Bank Pembangunan Daerah Riau dan Kepulauan Riau atau Bank Riau Kepri resmi melayani sistem pembayaran ritel nasional, BI-Fast, setelah menandatangani kerja sama dengan PT Rintis Sejahtera selaku pengelola jaringan ATM Prima.

Kerjasama ini menjadikan Bank Riau Kepri menjadi BPD pertama yang melakukan launching BI FAST Se-Sumatera dan Bank pertama Se-Nasional Multi-tenancy Infrastruktur sharing.

Kerja sama tersebut juga merupakan tindak lanjut atas aturan Bank Indonesia (BI), yang salah satunya menyebutkan bahwa bank peserta tidak langsung dapat menggunakan infrastruktur yang disediakan oleh pihak ketiga agar dapat terhubung dengan BI-Fast.

Selain itu, BPD Riau Kepri juga menunjuk PT Bank Syariah Indonesia Tbk. atau BSI (BRIS) sebagai bank sponsor. Hal ini juga tertuang dalam aturan penyelenggaraan BI-Fast, yang mewajibkan peserta tidak langsung menunjuk bank sponsor untuk mengelola likuiditas. 

Foto: Direktur Utama PT Bank Riau Kepri Andi Buchari memberikan kata sambutan saat penandatanganan Kerja Sama Layanan BI-Fast di Jakarta, Senin (30/5/2022). Melalui kerja sama ini PT Bank Riau Kepri resmi menjadi Bank Peserta Tidak Langsung pertama yang terkoneksi dengan layanan multi-tenancy infrastruktur sharing yang disediakan PT Rintis Sejahtera, sebagai solusi dalam mengimplementasikan layanan Bank Indonesia Fast Payment (BI-Fast). Adapun Bank Riau Kepri sebagai Peserta Tidak Langsung menunjuk Bank Syariah Indonesia sebagai Bank Sponsor yang akan menjadi pengelola likuiditas. Bisnis/Arief Hermawan P

Direktur Utama Bank Riau Kepri (BRK) Andi Buchari menyampaikan bahwa keterlibatan bank dengan menjadi peserta BI-Fast bertujuan mendorong akselerasi digitalisasi ekonomi dan keuangan nasional.

Di samping itu, lanjutnya, BI-Fast dinilai dapat mendorong inklusi ekonomi keuangan pada industri perbankan dan meningkatkan kualitas layanan perusahaan, terutama saat dan setelah perubahan kegiatan usaha menjadi Bank Riau Kepri Syariah.

“BI-Fast merupakan sistem pembayaran ritel nasional yang bisa memfasilitasi pembayaran ritel lebih cepat, aman, efisien, dan fleksibel,” ujar Andi di Jakarta, Senin (30/5/2022). Andi menambahkan bahwa nasabah Bank Riau Kepri dapat memanfaatkan layanan BI-Fast tersebut untuk melakukan transfer antarbank, melalui aplikasi BRK mobile banking.

Sementara itu, Direktur Marketing PT Rintis Sejahtera Suryono Hidayat menuturkan bahwa penyediaan infrastruktur oleh perusahaan telah dilakukan dengan mengacu pada ketentuan dan spesifikasi teknis dari BI.

“Saat ini, sudah lebih dari 17 partner yang menunjuk PT Rintis Sejahtera sebagai penyedia infrastruktur dengan konsep multi-tenancy guna mendukung mitra menyelenggarakan layanan BI-Fast,” tutur Suryono.

Direktur Information Technology BSI, Achmad Syafi, turut menyampaikan emiten bank dengan kode saham BRIS ini siap mendorong dan berkolaborasi dengan bank-bank untuk mendukung akselerasi digital, salah satunya melalui BI - FAST yang resmi terafiliasi dengan BI.

Menurutnya, kolaborasi ini akan membuat keberadaan bank syariah memiliki nilai lebih dari sisi perbankan, mampu mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional melalui kolaborasi perbankan, serta mendorong masyarakat untuk mulai melek digital dalam bertransaksi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bank riau kepri
Editor : Media Digital

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

back to top To top