Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sulit Dievakuasi, Hiu Terdampar di Pantai Salido Dipotong-potong Lalu Dikubur

Staf Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang bagian Respon Cepat Mamalia Terdampar, Maldi menjelaskan ikan hiu paus tutul itu ditemukan warga terdampar pada pukul 15.00 WIB Selasa (25/5) kemarin.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 25 Mei 2022  |  16:37 WIB
Sejumlah warga tengah berupaya mengevakuasi bangkai ikan hiu paus tutul yang mati terdampar di Pantai Kincir, Nagari Salido, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Rabu (25/5/2022).  - Istimewa
Sejumlah warga tengah berupaya mengevakuasi bangkai ikan hiu paus tutul yang mati terdampar di Pantai Kincir, Nagari Salido, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, Rabu (25/5/2022). - Istimewa

Bisnis.com, PADANG - Satu ekor ikan hiu paus tutul ditemukan mati terdampar di Pantai Kincir, Nagari Salido, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat.

Staf Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Padang bagian Respon Cepat Mamalia Terdampar, Maldi menjelaskan ikan hiu paus tutul itu ditemukan warga terdampar pada pukul 15.00 WIB Selasa (25/5) kemarin.

Ikan besar tersebut diketahui sepanjang 5,68 meter dengan lebar 1,8 ton dan dengan berat 1,8 ton.

"Evakuasi bangkai ikan itu baru kita lakukan hari ini. Tapi kita ada kendala untuk evakuasinya, karena keterbatasan alat. Sudah kita coba memasukan alat berat ke pantai, tapi tidak bisa," katanya, Rabu (25/5/2022).

Dia menjelaskan mengingat bangkai ikan itu sudah terlalu lama berada di bibir pantai, dan kondisi itu sangat tidak baik bila dibiarkan terlalu, maka BPSPL mengambil langkah alternatif untuk mengevakuasi ikan besar tersebut dari pantai.

"Awalnya kita bersama warga telah melakukan upaya evakuasi sesuai SOP, yakni ditarik dengan tali. Tapi upaya itu tidak berhasil," ujarnya.

Untuk itu, Maldi menyebutkan, cara yang bisa dilakukan untuk evakuasi bangkai ikan besar tersebut yakni dengan cara dipotong-potong menjadi beberapa bagian.

"Harus kita potong-potong bangkai ikan itu. Tapi ketika kita masukan ke dalam lubang kuburan, ikan hiu paus tutul tersebut kita susun lagi," jelasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Salido Evilindo menyatakan ikan hiu paus tutul tersebut awalnya diketahui oleh nelayan setempat. Tapi sampainya ikan itu di bibir pantai, bukan karena tertangkap oleh nelayan.

"Ikan besar ini bukan tertangkap oleh nelayan. Tapi tiba-tiba ikan hiu paus itu mendekat ke bibir pantai. Pas tiba di pantai, kondisi ikan tersebut mati," jelasnya.

Kejadian mati terdamparnya ikan hiu paus ini bukanlah kasus pertama kali terjadi. Setidaknya pada tahun 2021 lalu di dua daerah di Pesisir Selatan juga ditemukan adanya ikan paus tutul yang mati terdampar. Seperti di daerah Sutera dan Bayang.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar hiu paus
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top