Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sambut Lebaran Ala Melayu, Riau Gelar Festival Lampu Colok

Syamsuar menjelaskan saat ini lampu colok telah masuk warisan budaya tak benda nasional. Karena itu, budaya yang turun temurun ini perlu dijaga dan lestarikan.Salah satu upaya untuk melestarikan budaya lampu colok ini, pada tahun ini Pemprov Riau menggelar Festival Lampu Colok Kreatif.
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 29 April 2022  |  15:42 WIB
Gubernur Riau Syamsuar menyalakan lampu colok dalam rangka kegiatan Festival Lampu Colok untuk menyambut Lebaran 2022.  - Istimewa
Gubernur Riau Syamsuar menyalakan lampu colok dalam rangka kegiatan Festival Lampu Colok untuk menyambut Lebaran 2022. - Istimewa

Bisnis.com, PEKANBARU-- Gubernur Riau Syamsuar resmi membuka festival lampu colok yang dilaksanakan untuk memeriahkan Ramadan serta memyambut Lebaran 2022 di Riau, Kamis (28/4/2022) malam.

Untuk di lingkungan Pemerintah Provinsi Riau, festival lampu colok dilakukan pada masing-masing kantor Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Syamsuar berharap, budaya lampu colok bisa terus di lestarikan ke depannya di seluruh kabupaten/kota di Riau.

"Kita telah memasuki malam ke-27 Ramadan, dan sebagaimana adat dan budaya Melayu kita juga mulai memasang lampu colok," katanya dalam siaran pers Jumat (29/4/2022).

Syamsuar menjelaskan saat ini lampu colok telah masuk warisan budaya tak benda nasional. Karena itu, budaya yang turun temurun ini perlu dijaga dan lestarikan. 

Salah satu upaya untuk melestarikan budaya lampu colok ini, pada tahun ini Pemprov Riau menggelar Festival Lampu Colok Kreatif.

"Hal ini juga supaya tumbuh anak-anak Riau kreatif dalam rangka membudayakan dan melestarikan budaya lampu colok di bumi Riau yang kita cintai," ujarnya.

Nantinya, ucap Gubri lagi, festival lampu colok kreatif ini akan dinilai atau diperlombakan. Hal tersebut agar peserta bisa lebih bersemangat lagi.

"Jadi nanti kita liat daerah mana yang paling kreatif. Dan untuk menentukan pemenang sekaligus pemberian hadiah akan diumumkan pada hari Lebaran," ujarnya.

Syamsuar menambahkan makna yang terkandung dalam budaya lampu colok ini sendiri yaitu ikut bergembira dalam menyambut Hari Raya Idulfitri. Dan di samping itu, memasang lampu colok ini kenapa di malam ke-27 Ramadan karena banyak orang yang berpendapat bahwa malam Lailatul Qadar itu jatuh pada malam ke-27 Ramadan.

"Maka dari itu, kita berharap semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut disepanjang masa, dan tidak hanya di Pekanbaru dan Bengkalis saja, tetapi juga di seluruh daerah di Riau. Karena ini bagian dari kebudayaan Riau yang tidak boleh kita lupakan."

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

riau Mudik Lebaran lebaran
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top