Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Dikunjungi Direksi KPI, Kapasitas Produksi Kilang Pertamina Dumai Capai 170 MBSD

Pembangunan kilang RU Dumai-Sungai Pakning dimulai dari tahun 1969, ditandai dengan pembangunan Crude Destillation Unit Sungai Pakning. Hingga tahun 2022 ini, kapasitas produksi RU Dumai-Sungai Pakning telah mencapai 170 million barrel steam per day [MBSD].
Arif Gunawan
Arif Gunawan - Bisnis.com 21 April 2022  |  17:05 WIB
Dikunjungi Direksi KPI, Kapasitas Produksi Kilang Pertamina Dumai Capai 170 MBSD
Direktur SDM dan Penunjang Bisnis PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI), Isnanto Nugroho S, melakukan kunjungan kerja ke Refinery Unit (RU) Dumai dan Sungai Pakning. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PEKANBARU -- Direktur SDM & Penunjang Bisnis PT Kilang Pertamina Internasional (PT KPI) Isnanto Nugroho S melakukan kunjungan kerja ke Refinery Unit (RU) Dumai dan Sungai Pakning guna memastikan implementasi Process Safety di setiap unit telah berjalan dengan baik.

Selain untuk menyapa Perwira dan Pertiwi yang ada di Dumai dan Sungai Pakning, kunjungan kerja Impressive Management Walkthrough (iMWT) ini digunakan untuk memastikan aspek Health, Safety, Security, and Environtment (HSSE) telah diaplikasikan dengan baik dan menjadi budaya yang terus ditanamkan, tidak hanya oleh pekerja tetapi juga mitra kerja dan tenaga bantu di lingkungan RU Dumai-Sungai Pakning.

Selain Direktur SDM & Penunjang Bisnis, hadir pula dalam rombongan VP Human Capital Karantina Marhaeni, VP Commercial & Sales Aji Danardono, Corporate Secretary Ifki Sukarya, Senior Manager Organization Capability & MPP Deni Saputra, Manager CSR & SMEPP Management Dewi Sri Utama, serta Senior Analyst III Industrial Hygiene Sari Kusumaninggar.

Di awal kegiatan, Direktur SDM & Penunjang Bisnis beserta rombongan bertolak ke kilang Sungai Pakning guna memeriksa kehandalan operasional. Setelahnya dilanjutkan dengan iMWT ke kilang Dumai.

Dalam sambutan selamat datangnya, General Manager RU II Permono Avianto menyampaikan overview singkat mengenai RU Dumai dan Sungai Pakning beserta pencapaian yang telah diperoleh hingga April 2022.

“Pembangunan kilang RU Dumai-Sungai Pakning dimulai dari tahun 1969, ditandai dengan pembangunan Crude Destillation Unit Sungai Pakning. Hingga tahun 2022 ini, kapasitas produksi RU Dumai-Sungai Pakning telah mencapai 170 million barrel steam per day [MBSD],” ujarnya dalam siaran pers, Kamis (21/4/2022).

Semua ini, lanjut Permono, tidak lepas dari kerja keras yang telah dilakukan oleh Perwira dan Pertiwi Pertamina selama ini.

“Tantangan ke depan akan semakin berat. Dengan pembentukan Subholding Refining & Petrochemical, PT KPI RU Dumai-Sungai Pakning ditutut untuk terus handal dan profitable. Namun dengan inovasi dan semangat untuk terus berkembang, Perwira dan Pertiwi PT KPI RU Dumai-Sungai Pakning akan sanggup mewujudkannya,” ungkap Permono.

Pada momen iMWT di kilang Dumai, Direktur SDM & Penunjang Bisnis beserta rombongan mengunjungi CDU dan menyapa pekerja yang bertugas di Main Control Room (MCR).

Pada kesempatan tersebut, Isnanto terus mengingatkan bahwa pentingnya aspek safety dalam setiap kegiatan yang dikerjakan.

“HSSE Golden Rules, yaitu Patuh terhadap regulasi & peraturan perusahaan, Intervensi tindakan dan situasi tidak aman, dan Peduli lingkungan dan situasi sekitar, agar selalu dibudayakan. Begitu pula dengan 12 Corporate Life Saving Rules, harus terus menjadi landasan dalam menjalani aktivitas,” ujarnya.

“Semoga RU Dumai dan Sungai Pakning dapat menjawab setiap tantangan yang akan datang, baik di hari ini maupun di yang akan datang,” tutup Isnanto.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pertamina riau Dumai
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top