Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BI Sumsel Kembangkan Klaster Tanaman Pangan di OKUT

Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatra Selatan mengembangkan klaster komoditas pendukung ketahanan pangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur atau OKUT.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 04 April 2022  |  16:51 WIB
BI Sumsel Kembangkan Klaster Tanaman Pangan di OKUT
Kepala Perwakilan BI Sumsel Erwin Soeriadimadja (kiri) memberikan pemaparan terkait pengembangan klaster tanaman pangan di Kabupaten OKU Timur. - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, PALEMBANG – Bank Indonesia Kantor Perwakilan Sumatra Selatan mengembangkan klaster komoditas pendukung ketahanan pangan di Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur atau OKUT.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatra Selatan (BI Sumsel), Erwin Soeriadimadja, mengatakan pihaknya terus bersinergi dengan  pemerintah daerah.

“Selain untuk meningkatkan perekonomian daerah, termasuk pula sebagai upaya dalam pengendalian inflasi,” katanya, Senin (4/4/2022).

Adapun sinergi BI Sumsel bersama Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten OKUT, kata dia, untuk mendukung pengendalian inflasi, salah satunya lewat klaster komoditas padi dan cabai.

“Pengembangan klaster ketahanan pangan yang dilakukan ini, diharapkan dapat meningkatkan jumlah dan kualitas produksi serta berdampak pada kestabilan harga pangan,” paparnya.
 
Erwin mengatakan bank sentral senantiasa mendukung Pemerintah Kabupaten OKUT untuk mengembangkan sentra padi. 

Hal itu selaras dengan hasil penelitian komoditas/produk/jenis usaha (KPJU) Bank Indonesia tahun 2021, di mana padi menjadi salah satu komoditas unggulan utama wilayah Kabupaten OKUT. 

Sebagai bentuk dukungan tersebut, Bank Indonesia pada tahun 2021 telah menyalurkan bantuan sarana produksi pertanian kepada 8 kelompok tani berupa hand tractor, mesin pengolah pupuk organik dan pompa air. 

Erwin melanjutkan, untuk mendukung optimalisasi teknologi dalam pengembangan sentra padi di Kabupaten OKUT, pihaknya kembali memberikan bantuan berupa mesin grading beras kepada empat kelompok tani. 

“Modernisasi alat pertanian ini merupakan langkah penting yang harus ditempuh guna meningkatkan kapasitas produksi dan mendukung program petani milenial yang diharapkan melek teknologi,” katanya.

Tak terbatas pada padi, Bank Indonesia juga mendukung ketahanan pangan komoditas cabai merah. 

Menurut Erwin, dengan terwujudnya ketahanan pangan daerah, diharapkan dapat berdampak pada kesejahteraan masyarakat, terjaganya stabilitas harga pangan dan pada akhirnya mendukung pertumbuhan ekonomi Sumsel.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Bank Indonesia sumsel
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top