Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gelar Operasi Pasar Murah, PTPN IV Sediakan 6.000 Liter Minyak Goreng untuk Warga Medan

PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) menggelar operasi pasar minyak goreng ritel murah di Kota Medan, Sumatra Utara.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 15 Februari 2022  |  16:17 WIB
Gelar Operasi Pasar Murah, PTPN IV Sediakan 6.000 Liter Minyak Goreng untuk Warga Medan
Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno (kanan) pada kegiatan operasi pasar minyak goreng ritel murah di Kota Medan, Sumatra Utara, Selasa (15/2/2022). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, MEDAN - PT Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) menggelar operasi pasar minyak goreng ritel murah di Kota Medan, Sumatra Utara.

Program minyak goreng murah ini berlangsung selama dua hari. Yaitu sejak hari ini, Selasa (15/2/2022) hingga Rabu (16/2/2022) di Kantor Direksi PTPN IV Jalan Letjen Suprapto, Kota Medan.

Kegiatan ini digelar mengikuti protokol kesehatan dan dihadiri oleh sejumlah pejabat teras di lingkungan Pemko Medan.

Direktur PTPN IV Sucipto Prayitno mengatakan, perusahaan bakal menyalurkan 6.000 liter minyak goreng kemasan seharga Rp14.000 per liter.

Minyak goreng itu diproduksi oleh PT Industri Nabati Lestari (PT INL), anak perusahaan PTPN IV dan PTPN III.

"Minyak goreng murah ini akan didistribusikan kepada masyarakat Kota Medan yang berada di Kecamatan Medan Maimun dan Kecamatan Medan Polonia, serta kepada karyawan Kantor Direksi PTPN IV dengan ketentuan maksimal dua liter per kepala keluarga," katanya.

Menurut Sucipto, PTPN IV juga akan menyalurkan minyak goreng murah kepada masyarakat Sumatra Utara yang bermukim di sekitar area distrik, kebun dan pabrik kelapa sawit milik PTPN IV.

"Total minyak goreng yang akan disalurkan PTPN IV pada kegiatan operasi pasar minyak goreng ritel murah ini sebanyak 309.464 liter dalam kurun waktu empat bulan," ujar Sucipto.

Sucipto menjelaskan, operasi pasar murah merupakan kebijakan Kementerian Perdagangan RI tentang minyak goreng satu harga. Menurutnya, Menteri Perdagangan RI Muhammad Lutfi berkomitmen memenuhi kebutuhan pangan masyarakat dengan harga terjangkau.

Seperti diketahui, harga minyak goreng belakangan ini melambung tinggi. Oleh karena itu, pemerintah menetapkan kebijakan satu harga. Yakni Rp14.000 per liter untuk minyak goreng kemasan premium, Rp13.500 per liter untuk kemasan sederhana dan Rp11.500 per liter untuk minyak curah.

Kepala Dinas Perdagangan Pemko Medan Dammikrot mengatakan bahwa minyak goreng satu harga cenderung langka di pasaran. Sedangkan jika ada, harganya di atas Rp14.000. Untuk itu, Dammikrot berharap program operasi pasar minyak goreng murah ini terus dilakukan oleh PTPN IV.

"Pemko Medan sudah menyalurkan lebih dari 100 ton minyak goreng untuk masyarakat Kota Medan," katanya.

Kepala Bagian Sekretariat Perusahaan PTPN IV Riza Fahlevi Naim mengatakan, PTPN Group sebelumnya juga telah melaksanakan operasi pasar murah di tiga lokasi berbeda pada Sabtu (8/1/2022) lalu.

PTPN Group akan mendedikasikan 1/4 dari total kapasitas produksi minyak goreng murah kepada masyarakat. Jumlah itu setara dengan 750.000 liter per bulan hingga Mei 2022 mendatang. Total terdapat 3,75 juta liter minyak goreng untuk program ini.

"Harapan kita dengan dilakukannya kegiatan operasi pasar minyak goreng murah ini mampu memberikan kontribusi kepada masyarakat dalam bidang perekonomian sesuai dengan komitmen pemerintah terhadap masyarakat," kata Riza mengakhiri.

Selain Sucipto, kegiatan pasar murah minyak goreng ini juga dihadiri oleh jajaran Board of Management PTPN IV lainnya. Seperti SEVP Operation I Fauzi Omar, SEVP Operation II Joni Raja Siregar dan SEVP Business Support Budi Susanto. Turut hadir pula Kepala Bagian dan Ketua Umum SPBUN PTPN IV Muhammad Iskandar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ptpn iv minyak goreng operasi pasar
Editor : Ajijah
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top