Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Tim Gabungan Tuntas Dalami Kerangkeng di Bupati Langkat

Tim telah mewawancarai dua orang mantan penghuni kerangkeng.
Nanda Fahriza Batubara
Nanda Fahriza Batubara - Bisnis.com 31 Januari 2022  |  06:44 WIB
Warga saat memberi sebongkah batu kepada penghuni untuk melarikan diri dari kurungan kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin, Langkat, Sumatra Utara, Senin (24/1/2022). - Istimewa.
Warga saat memberi sebongkah batu kepada penghuni untuk melarikan diri dari kurungan kerangkeng di rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin, Langkat, Sumatra Utara, Senin (24/1/2022). - Istimewa.

Bisnis.com, MEDAN - Tim gabungan serikat buruh dan Dinas Tenaga Kerja Pemprov Sumatra Utara tuntas mengunjungi rumah pribadi Bupati Langkat nonaktif Terbit Rencana Peranginangin.

Tujuan mereka untuk menelusuri dugaan perbudakan pekerja yang dilakukan Cana, sapaan akrab Terbit, yang belakangan ini menghebohkan publik.

Menurut Ketua Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sumatra Utara Willy Agus Utomo, tim telah berdialog dengan unsur Pemkab Langkat dan warga sekitar kediaman Cana.

Selain itu, mereka juga telah mewawancarai dua orang mantan penghuni kerangkeng. Akan tetapi, tim belum ingin membeberkan hasil penelusuran itu.

"Kami akan rilis hasil temuan kami, mungkin saja ada perbedaan pandangan nantinya dengan Disnaker, maka kami akan gelar rapat bersama terlebih dahulu, semoga bisa satu kesimpulannya atau kata lain sama," kata Willy, Minggu (30/1/2022).

Willy mengatakan, tim hanya akan mengkaji soal dugaan sistem pembukaan modern yang dilakukan Cana.

"Di luar isu ketenagakerjaan kami tidak campuri, kami nantinya akan fokus apakah ada hubungan kerja di sana dan apakah ada dugaan tindak pidana ketenagakerjaan," kata Willy.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumut langkat
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top