Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Palembang Terpantik Tren Mobil Listrik

PT Mitra Maju Mobilindo (Hyundai Maju Motor) selaku diler Hyundai di Palembang mengaku permintaan terhadap kendaraan masa depan itu sangat tinggi.
Dinda Wulandari
Dinda Wulandari - Bisnis.com 27 Januari 2022  |  17:40 WIB
Sales Hyundai Maju Motor memberikan demo pengisian baterai untuk mobil listrik produksi Hyundai, Ionic, di showroom Hyundai Maju Motor Palembang.  - Bisnis/Dinda Wulandari
Sales Hyundai Maju Motor memberikan demo pengisian baterai untuk mobil listrik produksi Hyundai, Ionic, di showroom Hyundai Maju Motor Palembang. - Bisnis/Dinda Wulandari

Bisnis.com, PALEMBANG – Tren mobil listrik yang ramah lingkungan turut mewarnai perkembangan pasar otomotif di Kota Palembang.

Bahkan, PT Mitra Maju Mobilindo (Hyundai Maju Motor) selaku diler Hyundai di Palembang mengaku permintaan terhadap kendaraan masa depan itu sangat tinggi.

Branch Manager PT Mitra Maju Mobilindo Andry Ardilla mengatakan pihaknya telah menjual 11 unit mobil listrik di Palembang.

“Kami mulai memasarkan mobil listrik pada awal tahun 2021, hingga kini sudah 11 unit yang terjual,” katanya, Kamis (27/1/2022).

Andry memaparkan Hyundai memang cukup gencar memasarkan mobil listrik lewat produk Ionic yang merupakan tipe sedan dan Kona sebagai kendaraan SUV. Adapun harga mobil listrik Hyundai dibanderol mulai dari Rp693 juta untuk Ionic dan Rp713 juta untuk tipe Kona.

Dia menilai penjualan mobil listrik di Palembang lebih tinggi jika dibandingkan dengan kota lain di Pulau Sumatra.

“Dari 11 pembeli mobil listrik Hyundai, ada yang memang sudah biasa hidup di luar negeri, jadi mereka lebih melek terhadap mobil listrik,” katanya.

Menurutnya, hal itu tidak terlepas dari banyak konsumen di Palembang yang telah paham tentang efisiensi, penghematan serta konsep ramah lingkungan yang diusung oleh kendaraan listrik.

Andry mencontohkan untuk varian Ionic, memiliki kapasitas 38 kwh. Daya tersebut setara dengan jarak tempuh 380 kilometer.

“Jadi dengan jarak tempuh sejauh itu bisa konsumen di Palembang bisa berkendara hingga ke Lampung,” katanya.

Sementara untuk pengisian yang fast charging memakan waktu sekitar 30 menit dari pengisian 0 hingga 100%.

Selain itu, Andry mengakui bahwa konsumen menjadikan mobil listrik sebagai kendaraan ketiga atau pelengkap.

Pihaknya pun meyakini bahwa tren mobil listrik di Palembang semakin meningkat, seiring kesiapan PT PLN (Persero) untuk menghadirkan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di kota tersebut.

Diketahui, saat ini PLN telah menyediakan dua SPKLU yang berada di lokasi Kantor PLN A.Rivai dan Kantor PLN Demang Lebar Daun.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

Mobil Listrik hyundai
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top