Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Efisiensi Energi Pabrik, PT Semen Padang Bangun PLTS

Pembangunan PLTS itu ditargetkan selesai pada pertengahan Desember ini.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 11 Desember 2021  |  09:33 WIB
Ilustrasi. - Antara/Ahmad Subaidi
Ilustrasi. - Antara/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, PADANG - PT Semen Padang (Semen Indonesia Group-SIG) membangun Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) berkapasitas 10 kWp (kilowatt peak) di Pabrik Kantong Bukit Putus.

Kepala Unit Waste Heat Recovery Power Generation (WHRPG) & Utilitas PT Semen Padang, Erick Reza Alandri, mengatakan pembangunan PLTS tersebut dilakukan oleh PT Sobat Bangun yang merupakan anak usaha dari PT Sistem Informatika Semen Indonesia (PT. SISI)

PLTS atau solar cell yang dibangun adalah sistem on grid yang berfungsi untuk mengubah energi dari panas matahari menjadi energi listrik. Sistem ini merupakan paling efektif untuk efisiensi biaya listrik karena mampu menghemat biaya listrik bulanan secara signifikan.

"Rata-rata kebutuhan energi listrik di pabrik kantong dalam sebulan mencapai 61.000 kilowatt hour (kWh). Jika PLTS ini selesai dan mulai dioperasikan, maka efisiensi energi untuk pabrik kantong dalam sebulan bisa mencapai rata-rata 1200 kWh," katanya melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (11/12/2021).

Erick menjelaskan angka efisiensi dengan adanya PLTS itu mencapai sekitar 1.200 kWh. Hal ini dihitung berdasarkan kondisi cuaca, karena dalam sebulan cuaca tidak selalu panas, yang terkadang mendung dan kadang-kadang ada hujan

Untuk jumlah panel solar cell yang dipasang, kata Erick, berjumlah 28 panel dan pemasangannya dilakukan pada bagian atap pabrik kantong dengan tujuan, supaya panel solar cell menerima panas matahari secara optimal.

"Dalam sistem kerjanya PLTS yang kita pasang tentu sama dengan PLTS biasanya. Mulai dari panas yang diterima itu, akan diubah menjadi arus listrik searah DC dan oleh inverter diubah menjadi arus bolak-balik AC. Setelah itu, barulah disinkronkan dengan arus listrik dari PLN," sebutnya.

"Jadi, PLTS sistem On Grid ini tidak pakai baterai. Energi dari PLTS ini langsung terhubung ke PLN, supaya pemanfaatan energi dari energi terbarukan," ucapnya.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan pembangunan PLTS itu murini demi efisiensi energi dan pemanfaatan energi yang ramah lingkungan.

"Kita menargetkan pembangunan PLTS itu ditargetkan selesai pada pertengahan Desember ini," ujar Anita.

Menurutnya PT Semen Padang akan terus melakukan terobosan-terobosan baru dalam rangka penghematan energi dan juga untuk mendukung program pemerintah untuk percepatan peningkatan pemanfaatan energi baru dan energi terbarukan yang lebih ramah lingkungan," katanya.

Anita menjelaskan pengerjaan proyek PLTS sekitar 2 minggu dan dimulai sejak 4 Desember 2021. "Saat ini pengerjaannya sudah selesai 70 persen," katanya. (k56)

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

semen padang pembangkit listrik plts
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top