Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Puncak Arus Balik, Gubsu Minta Perketat Penyekatan di 10 Kabupaten

Kepada semua bupati diminta agar melakukan pemeriksaan secara teliti dan cermat terhadap dokumen RT-PCR, swab test Antigen atau Genose setiap pelaku perjalanan masyarakat.
Cristine Evifania Manik
Cristine Evifania Manik - Bisnis.com 15 Mei 2021  |  17:16 WIB
Petugas gabungan Operasi Ketupat Seulawah Polres Lhokseumawe mengarahkan mobil angkutan umum untuk putar balik di pos penyekatan mudik jalan lintas Aceh-Sumut, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (6/5/2021). Penyekatan itu untuk mencegah keluar dan masuknya pemudik ke Aceh pada masa larangan mudik Lebaran 2021. - Antara/Rahmad.
Petugas gabungan Operasi Ketupat Seulawah Polres Lhokseumawe mengarahkan mobil angkutan umum untuk putar balik di pos penyekatan mudik jalan lintas Aceh-Sumut, Lhokseumawe, Aceh, Kamis (6/5/2021). Penyekatan itu untuk mencegah keluar dan masuknya pemudik ke Aceh pada masa larangan mudik Lebaran 2021. - Antara/Rahmad.

Bisnis.com, MEDAN – Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Edy Rahmayadi meminta kepada Kepala Daerah untuk mengambil langkah tegas untuk mencegah peningkatan kasus positif Covid-19.

Hal ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Nasional pada 12 Mei 2021.

“Kepada semua bupati diminta agar melakukan pemeriksaan secara teliti dan cermat terhadap dokumen RT-PCR, swab test antigen atau GeNose setiap pelaku perjalanan masyarakat pada masa arus balik Idulfitri 1442 H di setiap pos penyekatan di perbatasan,” ujar Edy dalam instruksi tertulisnya kepada Satgas Covid-19 kabupaten, Sabtu (15/5/2021).

Pasalnya, puncak arus balik diperkirakan mulai terjadi pada Sabtu-Minggu (15-16/5/2021). Adapun yang menjadi prioritas pengetatan pos penyekatan adalah 10 kabupaten yang posisinya berbatasan langsung dengan daerah di provinsi lain.

“Kepada Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten agar memberikan dukungan personel untuk melakukan swab test antigen di titik-titik pengecekan yang telah ditentukan. Dukungan alat rapid test disiapkan oleh Kementerian Kesehatan RI,” jelas Edy.

Bila pelaku perjalanan dinyatakan positif maka wajib dilakukan isolasi di tempat yang telah disediakan oleh Satgas Covid-19 daerah. Dukungan untuk langkah tersebut, ditanggung pemerintah pusat.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Irman Oemar mengatakan 10 kabupaten tersebut adalah Langkat, Karo, Dairi, Pakpak Bharat dan Tapanuli Tengah yang berbatasan dengan Provinsi Aceh. Kemudian Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu, Padanglawas, Padanglawas Utara serta Madina dengan perbatasan Provinsi Riau dan Sumatera Barat.

“Untuk daerah lainnya Pak Gubernur tetap meminta agar tidak melonggarkan penjagaan. Karena kondisinya, masih banyak masyarakat yang tetap melakukan perjalanan mudik sebelum Lebaran walaupun sudah ada larangan dari pemerintah. Karena itu pada arus balik, antisipasi tetap dilakukan,” ujar Irman, Sabtu (15/5/2021).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

medan sumut Arus Balik
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top