Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

SMF & PUPR Benahi Rumah Tidak Layak Huni di Lubuklinggau

PT SMF bersama Kementerian PUPR membenahi rumah tidak layak huni di Lubuklinggau, Sumatra Selatan. Lubuklinggau menjadi kota kedelapan dalam program yang merupakan kolaborasi antara SMF dengan program Kotaku Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR.
Yanita Petriella
Yanita Petriella - Bisnis.com 04 Mei 2021  |  13:21 WIB
Ilustrasi penataan kawasan kumuh melalui Program Kotaku Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. - Kementerian PUPR
Ilustrasi penataan kawasan kumuh melalui Program Kotaku Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. - Kementerian PUPR

Bisnis.com, JAKARTA – PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) bersama Ditjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melakukan pembenahan rumah tidak layak huni (RTLH) di Kota Lubuklinggau, Sumatra Selatan.

Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada Senin (3/5) di Kantor SMF yang ditandatangani oleh Direktur SMF Trisnadi Yulrisman dan Wali Kota Lubuklinggau, Prana Putra Sohe, disaksikan Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo, Direktur SMF Heliantopo, dan Project Implementation Unit Kementerian PUPR M. Fakhrur Rizqi.

Kerja sama ini merupakan realisasi dari program pengembangan rumah di daerah kumuh yang merupakan penugasan khusus SMF sebagai special mission vehicle (SMV) Kementerian Keuangan.

Lubuklinggau menjadi kota kedelapan dalam program yang merupakan kolaborasi antara SMF dengan program Kotaku (Kota Tanpa Kumuh) Ditjen Cipta Karya.

Sebelumnya, SMF dan Dirjen Cipta Karya telah melakukan perbaikan rumah di daerah kumuh di Kota Yogyakarta, Semarang, Bukittinggi, Pontianak, Makassar, Pekalongan, dan Tangerang.

Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo mengatakan dana untuk kegiatan ini berasal dari dana Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) sekaligus sebagai bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar.

“Dana yang dialirkan dalam program ini merupakan amanat Kementerian Keuangan kepada SMF yang berasal dari pajak yang dibayarkan masyarakat. Jadi, dari rakyat kembali kepada rakyat,” paparnya melalui keterangan tertulis pada Selasa (4/5/2021).

Kerja sama ini, lanjutnya, merupakan bagian dari komitmen SMF mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) khususnya di sektor perumahan melalui penyediaan hunian yang layak khususnya bagi masyarakat prasejahtera.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perumahan smf Kementerian PUPR
Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top