Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Gubernur Sumbar Melantik Kepala Daerah Solok dan Solok Selatan

Dengan telah dilantiknya dua kepala daerah ini, artinya seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota di Sumbar telah definitif, karena sebelumnya gubernur telah melantik 11 kepala daerah di Sumbar pada 26 Februari lalu.
Noli Hendra
Noli Hendra - Bisnis.com 26 April 2021  |  15:43 WIB
Gubernur Sumbar saat melantik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Solok serta Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan - Istimewa
Gubernur Sumbar saat melantik pasangan Bupati dan Wakil Bupati Solok serta Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan - Istimewa

Bisnis.com, PADANG - Setelah menunggu hasil putusan sengketa Mahkamah Konstitusi pada Pemilu 2020, akhirnya dua pasang kepala daerah di Provinsi Sumatra Barat yakni Bupati dan Wakil Bupati Solok serta Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan resmi dilantik hari ini, Senin (26/4/2021).

Mereka secara resmi dilantik oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi di Auditorium Gubernuran di Padang. Kedua pasang kepala daerah itu yakni Bupati Epyardi Asda dan Wakil Bupati Solok Jon Firman Pandu. Kemudian Bupati dan Wakil Bupati Solok Selatan yakni Khairunas dan Yulian Efi.

Dengan telah dilantiknya dua kepala daerah ini, artinya seluruh kepala daerah di kabupaten dan kota di Sumbar telah definitif, karena sebelumnya gubernur telah melantik 11 kepala daerah di Sumbar pada 26 Februari lalu.

"Dua daerah yakni Kabupaten Solok tertunda karena menunggu putusan sengketa Mahkamah Konstitusi (MK). Kemudian Kabupaten Solok Selatan belum dilantik waktu itu karena periode masa jabatan kepala daerah sebelumnya yang belum berakhir," katanya, Senin (26/4/2021).

Mahyeldi berharap kepada Epiyardi Asda dan Jon Firman Pandu juga Khairunas dan yulian Evi, agar dapat menjalankan roda pemerintahan sebaik-baiknya demi kepentingan daerah dan Sumbar, mengingat masa jabatan yang cukup singkat.

Selain itu kepada kepala daerah yang dilantik harus melaksanakan visi misi dan mencapai kesejahteraan rakyat di masing-masing daerah, agar merasakan pelayanan pemerintahan yang baru.

Mahyeldi juga berpesan agar program visi dan misi bupati dan wakil bupati yang dilantik hari ini Senin (26/4) itu bisa seiring dengan Pemprov Sumbar. Khususnya dalam pembangunan daerah, agar terjadi sinkronisasi dan harmonisasi.

Gubernur juga meminta jangan sampai ada yang berjalan sendiri, semuanya harus sesuai arahan. "Kepada yang dilantik, segera menyelesaikan RPJMD. Galilah pemanfaatan potensi daerah, dan memaksimalkan potensi daerah tersebut untuk kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Turut hadir dalam pelantikan ini secara virtual, Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy, Wakil Ketua MPR Zulkifli Hasan, Anggota DPR RI Guspardi Gaus dan Atari.

Di kesempatan itu, Zulkifli Hasan menyampaikan ada 4 hal yang harus dilakukan kepala daerah. Pertama mencerdaskan, kedua memakmurkan adanya kesetaraan, ketiga ikut menjaga ketertiban dunia dan keempat melindungi segenap tumpah darah Indonesia.

Kemudian dia mengatakan tak boleh ada masyarakat Sumbar yang kelaparan, jangan ada yang tidak bisa ke rumah sakit karena miskin, tidak boleh orang Sumbar yang tidak sekolah.

"Sumpah itu melindungi, membela rakyat dan membela negara itu tugas bupati dan wakil bupati juga kita semua," sebut Zulkifli. (k56).


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

sumbar
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top