Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Peluncuran Gula Kemasan 1 Kg PTPN VII Disambut Positif

Peluncuran gula pasir dalam kemasan berukuran 1 kilogram oleh PTPN VII mendapatkan apresiasi dan diharapkan dapat memenuhi kebutuhan terhadap komoditas vtersebut di Provinsi Lampung.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 28 Maret 2021  |  03:19 WIB
Ilustrasi penyiapan kemasan gula pasir. - Antara
Ilustrasi penyiapan kemasan gula pasir. - Antara

Bisnis.com, BANDAR LAMPUNG – Pemprov Lampung mengapresiasi produsen gula pasir di daerah itu yang mencoba memenuhi kebutuhan komoditas tersebut menjelang Ramadan dan Idulfitri melalui penyediaan gula dalam kemasan 1 kilogram.

"Saya mengapresiasi peluncuran gula kemasan 1 kilogram oleh PTPN VII untuk memenuhi kebutuhan gula masyarakat Lampung dengan harga yang terjangkau," kata Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Lampung Achmad Chrisna Putra di Bandar Lampung pada Sabtu (27/3/2021).

Dia mengutarakan Pemprov Lampung mendukung pembangunan dan pengembangan tebu sebagai bahan baku gula pasir yang merupakan salah satu dari sembilan bahan pokok.

Menurut dia, perusahaan dapat melakukan pengembangan tebu sendiri dan tebu rakyat melalui program produksi benih yang bersertifikasi, pengembangan varietas unggul, program kemitraan, dan corporate social responsibility (CSR).

Chrisna menjelaskan pula Dinas Perkebunan Provinsi Lampung dalam waktu dekat akan melakukan penilaian kebun.

Provinsi Lampung memiliki enam pabrik gula (PG) yang dimiliki oleh PTPN VII, PT Gunung Madu Plantation, Sugar Grup, PT Gula Putih Mataram, Indo Lampung, dan PT Adhi Karya Gemilang.

Lampung juga berkontribusi memenuhi kebutuhan gula nasional sebesar 30 persen. PTPN VII melalui anak perusahaan PT Buma Cima Nusantara mengelola dua pabrik yakni PG Bungamayang dan Cintamanis dengan masing-masing kapasitas produksi 7.000 ton giling.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lampung ptpn vii gula pasir

Sumber : Antara

Editor : M. Syahran W. Lubis

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top